Bengawan Solo Meluap, 15 KK di Daleman Karanganyar Terendam Banjir

  • 15 Apr 2026 10:38 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Karanganyar - Luapan Sungai Bengawan Solo menyebabkan banjir di Dusun Daleman, Desa Ngringo, Kecamatan Jaten, Kabupaten Karanganyar, pada Rabu 15 April 2026. Kepala Pelaksana Harian (Kalakhar) BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno, mengatakan ketinggian air di titik terdekat bantaran sungai sempat mencapai satu meter dan merendam permukiman warga.

Berdasarkan pendataan di lapangan, tercatat sebanyak 15 Kepala Keluarga (KK) dengan total 49 jiwa terdampak langsung oleh kenaikan debit air tersebut. Secara kewilayahan, Dusun Daleman dihuni oleh sekitar 40 KK atau 136 jiwa yang kini berada dalam pemantauan ketat tim reaksi cepat penanggulangan bencana.

“Izin melaporkan untuk pemantauan wilayah di Kabupaten Karanganyar hari ini, secara keseluruhan terpantau aman terkendali. Namun, ada beberapa titik di bantaran Bengawan Solo, tepatnya di Dusun Daleman, Desa Ngringo, yang sempat terendam air dengan ketinggian sekitar satu meter di titik terendah,” ujar Kalakhar BPBD Karanganyar Hendro Prayitno saat dikonfirmasi RRI.

Hendro menjelaskan kontur wilayah Dusun Daleman yang bertingkat membuat dampak banjir tidak merata ke seluruh rumah warga. Meskipun air sempat naik cukup signifikan, laporan terkini menunjukkan tren penurunan debit air yang cukup cepat di wilayah tersebut.

“Alhamdulillah, sudah mulai turun dan berangsur surut, namun tim kami tetap berada di lokasi untuk pemantauan. Kami hadir bersama Pak Camat Jaten dan jajaran terkait untuk mengecek langsung kondisi warga di lapangan,” katanya.

Selain melakukan pemantauan teknis, lanjut Kalakhar, BPBD Karanganyar bersama pemerintah kecamatan juga telah menyalurkan bantuan logistik darurat kepada warga terdampak. Bantuan tersebut difokuskan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi warga dan mendukung pelaksanaan kerja bakti pembersihan sisa material banjir.

“Kami memberikan logistik untuk kebutuhan makan siang warga yang terdampak, terutama bagi 15 KK yang rumahnya terendam tadi. Ini sekaligus untuk memotivasi warga yang mulai bersiap melakukan kerja bakti pembersihan lingkungan,” ucap Hendro.

BPBD juga melaporkan adanya luapan air di jalur penghubung Desa Pulosari dan Desa Kebak, Kecamatan Kebakkramat, akibat kiriman debit air Bengawan Solo. Namun, Hendro memastikan luapan di titik tersebut sejauh ini baru menjangkau area pekarangan dan belum masuk ke dalam rumah-rumah warga.

“Untuk wilayah Kebakkramat, luapan baru sampai di pekarangan dan belum masuk ke pemukiman warga. Kami mengimbau masyarakat di sepanjang aliran sungai untuk tetap waspada dan memprioritaskan keselamatan jika debit air kembali naik,” ujarnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....