Pemkot Surakarta Terima Penghargaan Kabupaten Kota Pangan Aman BPOM

  • 14 Apr 2026 16:07 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta bersama Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), mengadakan Forum Advokasi Program Keterpaduan Keamanan Pangan di ruang rapat Manganti Praja, Kawasan Balai Kota pada Selasa, 14 April 2026.

Dalam pertemuan ini juga, Pemerintah Kota Surakarta mendapatkan penghargaan Kabupaten Kota Pangan Aman (KKPA) 2025 dari BPOM. Kota Surakarta keluar sebagai juara kedua Regional Barat yang hanya kalah dari Kota Semarang.

Ditemui setelah menghadiri acara, Wali Kota Surakarta, Respati Ardi mengapresiasi kinerja Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan dan Perikanan (Dispangtan) yang sudah berhasil menjaga keamanan dan ketahanan pangan Kota Bengawan.

"Pertama-tama apresiasi kepada Dispangtan dan BPOM yang ikut membantu kita untuk pengawasan ya, untuk menjaga stabilitas dan kepercayaan masyarakat terhadap pangan yang berada di Surakarta. Karena Surakarta ini kota wisata, banyak pendatang, kota kuliner, maka dari itu kita fokus sekali untuk menjaga keamanan pangan supaya tidak menjadi masalah ke depannya," kata Respati Ardi

Ditambahkan Respati Ardi, Kota Surakarta berada di peringkat kedua, karena masih kurang beberapa hal, salah satunya belum ada Peraturan Daerah (Perda) yang menjadi pendukung dalam penilaian.

"Nomor satunya Semarang, karena salah satunya belum ada Perda atau peraturan yang mendukung. Nah, ini nantinya kita siapkan dan kita majukan ke DPRD, usulan terkait kesehatan dan peredaran keamanan pangan serta kesehatan hewan," katanya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Balai POM Surakarta, Muhammad Fajar Arifin yang juga hadir dalam acara, menjelaskan pada penilaian, Kota Bengawan sebenarnya sudah cukup baik dalam pelaksanaan keamanan pangan.

"Surakarta sebenarnya nilainya sudah termasuk tinggi, sudah sangat tinggi cuman memang Semarang ada beberapa poin terkait kebijakan yang lebih," ucap Muhammad Fajar Arifin.

Lebih lanjut, Muhammad Fajar Arifin juga menjelaskan pada penilaian KKPA sendiri, berfokus pada pelaksanaan, kebijakan hingga implementasi agar berjalan dengan baik dan benar.

"Jadi intinya memastikan bahwa pelaksanaan keamanan pangan, kebijakannya, lalu implementasinya, pengolahan pangannya sama pelaksanaannya berjalan baik. Jadi dari perencanaan sampai eksekutif berjalan baik," ucapnya menambahkan.

Ke depan Balai POM kota Surakarta juga berniat membentuk kader-kader keamanan pangan yang bertugas memberikan sosialisasi kepada warga. Kader sendiri dipilih dari tingkat Kelurahan, Pasar hingga pelajar. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....