Stok Pangan Aman Harga Kebutuhan Pokok Karanganyar Stabil

  • 24 Des 2025 19:28 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Karanganyar: Tim Pemantau Harga Kabupaten Karanganyar bergerak cepat melakukan inspeksi mendadak ke sejumlah pasar tradisional guna menjamin stabilitas pasokan pangan menjelang puncak perayaan Natal dan Tahun Baru, Rabu (24/12/2025).

Langkah proaktif ini diambil untuk mengantisipasi potensi lonjakan harga dan memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap lancar di tengah meningkatnya aktivitas masyarakat di Bumi Intanpari.

Dari hasil pantauan di Pasar Tegalgende dan Pasar Karangpandan pada Rabu siang, pemerintah daerah mengonfirmasi bahwa ketersediaan komoditas strategis berada dalam kondisi aman dengan fluktuasi harga yang masih berada dalam batas kewajaran.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Karanganyar, Titis Sri Jawoto, menegaskan bahwa ketersediaan stok bahan pokok saat ini sangat mencukupi sehingga harga cenderung stabil.

Menurutnya, salah satu faktor yang menguntungkan adalah menurunnya permintaan dari program Makan Bergizi Gratis karena memasuki masa libur sekolah, sehingga beban serapan bahan pangan di pasar menjadi berkurang.

Kondisi ini membuat stok yang ada di pedagang bisa lebih difokuskan untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan wisatawan selama masa libur akhir tahun.

“Pada hari biasa, Makan Bergizi Gratis menyerap cukup besar kebutuhan bahan pangan, namun selama libur Nataru sebagian besar tidak beroperasi sehingga permintaan justru lebih rendah dibanding hari-hari biasanya. Kondisinya aman tidak ada kelangkaan, stok aman, dan harga juga masih terkendali di seluruh pasar tradisional yang kami pantau hari ini,” ujar Titis.

Terkait pergerakan harga komoditas tertentu, Titis menambahkan sejumlah barang seperti aneka cabai justru mengalami penurunan harga yang cukup signifikan dibandingkan awal Desember lalu karena pasokan dari daerah sentra produksi mulai melimpah.

Harga daging sapi, daging ayam, hingga telur juga terpantau tidak mengalami gejolak yang berarti. Hal ini menunjukkan bahwa koordinasi rantai pasok antara distributor dan pemerintah daerah berjalan efektif dalam menjaga daya beli masyarakat selama perayaan hari besar keagamaan.

Kepala Bidang Ketahanan Pangan Dispertan PP Karanganyar, Budi Sutrisno, menyampaikan ketahanan pangan Karanganyar semakin kokoh dengan adanya surplus beras yang sangat signifikan dari hasil panen raya masa tanam ketiga di tingkat lokal.

Budi menyebut, dengan produksi mencapai tiga puluh satu ribu ton lebih, stok beras Karanganyar sangat melimpah untuk mencukupi kebutuhan warga yang hanya sekitar dua belas ribu ton hingga akhir Desember. Ia menjamin bahwa harga beras di pasar saat ini masih bertahan di bawah harga eceran tertinggi yang ditetapkan pemerintah.

“Secara umum harga bahan pangan strategis menjelang Nataru masih terkendali, hanya aneka cabai yang sempat mengalami kenaikan harga cukup signifikan di awal bulan namun sekarang sudah menunjukkan tren penurunan," katanya.

"Mengenai ketersediaan beras, stok dalam kondisi sangat aman karena didukung musim panen padi masa tanam ketiga yang luasnya mencapai sembilan ribu hektare lebih, jadi masyarakat tidak perlu khawatir.”

Pemerintah Kabupaten Karanganyar berkomitmen untuk terus mengoptimalkan Gerakan Pangan Murah sebagai instrumen pengendali inflasi daerah hingga pergantian tahun nanti. Pemantauan harga akan dilakukan secara harian oleh tim teknis guna memastikan tidak ada kendala distribusi akibat faktor cuaca atau spekulasi pasar.

Dengan segala kesiapan ini, perayaan Natal dan Tahun Baru di Karanganyar diharapkan dapat berlangsung dengan penuh kedamaian tanpa terbebani oleh kenaikan harga kebutuhan pokok yang tidak wajar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....