Bocah 11 Tahun di Jenar Sragen Tewas Mengenaskan, Polisi Temukan Tanda Kekerasan
- 05 Jun 2026 20:51 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Sragen langsung turun tangan melakukan penyelidikan mendalam terkait kasus dugaan pembunuhan terhadap seorang bocah perempuan berinisial (B) 11 tahun. Jasad korban ditemukan di dalam rumah orang tuanya di RT 1 Dukuh Prayunan Desa Kedawung, Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen, pada Jumat 5 Juni 2026 sore.
Guna mempercepat proses pengungkapan kasus, Kapolres Sragen AKBP Dewiana Syamsu Indyasari langsung terjun ke lokasi untuk memimpin jalannya olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Berdasarkan keterangan kepolisian, korban yang diperkirakan masih duduk di bangku kelas 5 SD tersebut pertama kali ditemukan oleh ibu kandungnya sendiri dalam kondisi sudah tidak bernyawa sekitar pukul 16.00 WIB. Korban ditemukan masih mengenakan seragam sekolah di dalam rumah milik orang tuanya.
Sementara itu, pihak kepolisian memperkirakan waktu kejadian dugaan kekerasan tersebut berlangsung pada siang hari. "Kalau berkaitan dengan kronologi kejadian itu berkisar pukul 10.00 sampai 10.30 WIB. Namun demikian nanti akan kita dalami termasuk dari hasil penanganan Bidokkes Polda Jateng dalam rangka penanganan jenazah itu," kata Kapolres Sragen melalui Kasatreskrim Polres Sragen, AKP Catur Agus Yudho Praseno, saat diwawancarai awak media di lokasi kejadian, Jumat malam.
Kasatreskrim mengatakan, ada temuan tanda-tanda kekerasan fisik pada tubuh korban yang mengarah kuat pada dugaan tindak pidana pembunuhan. "Kami sekarang masih di TKP atas adanya peristiwa ditemukannya seorang anak perempuan dalam keadaan meninggal dunia di sebuah rumah milik orang tua korban, yang mana ada temuan tanda-tanda kekerasan," ujar AKP Catur Agus Yudho Praseno.
Saat disinggung mengenai motif dan kemungkinan adanya aksi perampokan, pihak kepolisian menegaskan masih melakukan pendalaman materiil. Kendati demikian, polisi membenarkan adanya barang milik korban yang hilang dari lokasi kejadian.
"Namun, jenis dan jumlah barang yang hilang belum bisa dibeberkan karena pihak penyidik masih melakukan perekapan," ujarnya.
AKP Catur meminta media untuk bersabar karena saat ini polisi sedang berada dalam momentum krusial penyelidikan.
Diberitakan sebelumnya, seorang anak perempuan asal Desa Dawung, Kecamatan Jenar, Sragen, ditemukan meninggal dunia dengan kondisi mengenaskan Jumat 5 Juni 2026 sore. Bocah yang masih duduk di Kelas V sekolah dasar (SD) diduga korban pembunuhan lantaran ditemukan dalam kondisi bersimpah darah dengan beberapa luka.
Informasi yang dihimpun, bocah tersebut pertama kali ditemukan ibunya yang baru saja pulang kerja dari pabrik. Bocah tersebut meninggal dengan luka-luka bekas kena senjata tajam (sajam).
Kondisi korban saat ditemukan tergeletak di kasur yang digelar di lantai rumah. Selain bercak darah di kasur, juga ditemukan banyak jejak kaki di lantai keramik.
Ibu korban Dewi sontak menangis histeris begitu melihat kondisi anaknya. Tetangga korban lantas berdatangan ke rumah korban di RT 1, Dukuh Prayunan, Desa Dawung, Kecamatan Jenar.
Kades Dawung, Aris Sudaryanto mengonfirmasi adanya kejadian tersebut. Pihaknya mendapat laporan dari Ketua RT tentang adanya korban dugaan perampokan. Aris langsung lapor ke Polsek Jenar dan mendatangi lokasi.
"Pak RT tadi laporan ke saya sekitar jam 4 sore. Diketahuinya oleh ibuke.pulang dari pabrik. Kerja teng pabrik rokok," ucap Kades Kedawung. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....