Balai Pengobatan Sosial Bhineka Resmi Buka Layanan Kesehatan Gratis di Solo
- 01 Jun 2026 20:41 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Sebuah aksi kemanusiaan murni resmi diluncurkan di Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta, melalui pembukaan Balai Pengobatan Sosial Bhinneka, Senin, 1 Juni 2026.
Momentum peresmian ini sengaja dipilih bertepatan dengan Hari Lahir Pancasila sebagai landasan ideologis untuk mengobarkan kembali semangat gorong-royong antarelemen masyarakat.
Salah satu pendiri Balai Pengobatan Sosial Bhinneka, Billy Lio Santiko, mengatakan balai pengobatan ini diikrarkan sepenuhnya sebagai gerakan sosial yang mandiri dan steril dari segala bentuk agenda politik maupun kepentingan golongan tertentu.
"Jadi harapannya kami sih kita ini pengin bisa bergotong-royong ya dari berbagai elemen masyarakat mulai dari yang sederhana. Pas kebetulan ada dokter yang bersedia untuk melayani kesehatan masyarakat secara gratis," ujar Billy kepada rri.co.id.
Uniknya, meski seluruh fasilitas konsultasi dokter umum dan obat-obatan tidak dipungut biaya, pihak pengelola mengemasnya dengan sistem pembayaran sukarela, termasuk menggunakan ucapan terima kasih atau doa demi menjaga martabat pasien.
Billy menambahkan, pendirian tempat ini berawal dari gerakan spontanitas sang istri yang aktif dalam kegiatan donor darah di wilayah Solo Raya.
Melihat banyaknya keluhan kesehatan mendasar dari masyarakat bawah yang sering kali abai terhadap sanitasi lingkungan, mereka akhirnya tergerak untuk membangun fasilitas pengobatan yang sifatnya berkelanjutan dan inklusif.
Kehadiran klinik yang berdiri tanpa membawa bendera kelembagaan agama atau organisasi kemasyarakatan (ormas) tertentu ini langsung mendapat sambutan hangat dari warga sekitar.
Fasilitas ini dinilai memotong jarak birokrasi dan biaya, sehingga masyarakat kurang mampu dapat langsung mengakses layanan kesehatan primer dengan mudah.
Respons positif pun langsung datang dari warga sekitar yang merasa sangat terbantu dengan hadirnya tempat pengobatan yang dekat dengan pemukiman tersebut.
Salah seorang warga, Dwi Lestari, mengaku gembira karena keberadaan klinik gratis ini dapat memfasilitasi pemeriksaan penyakit tanpa membebani kondisi finansial keluarga.
"Ya senang sih, kan bisa memeriksa sakitnya apa gitu kan gratis juga. Semoga ya bisa membantu, ada pemeriksaan secara gratis kan bisa meringankan," kata Dwi.
Dalam acara pembukaan tersebut, panitia juga menyelenggarakan bakti sosial berupa cek kesehatan gratis dan aksi donor darah yang bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Surakarta.
Klinik sosial ini dijadwalkan beroperasi secara rutin setiap hari Senin hingga Sabtu selama tiga jam per hari dengan dukungan sukarela dari tenaga medis. (Dania)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....