Disdikbud Boyolali Tegaskan Tidak Ada Titip-menitip pada Proses SPMB
- 12 Mei 2026 12:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Boyolali - Masa proses Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali, pastikan tidak ada kegiatan titip-menitip.
Hal itu ditegaskan langsung Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikbud Kabupaten Boyolali, Mulyono saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Jumat, 8 Mei 2026. Menurutnya seleksi harus berjalan sesuai aturan.
"Kita Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Boyolali punya komitmen bahwa pelaksanaan SPMB ini adalah tidak ada titip-menitip dan juga tidak ada titip-titipan. Artinya seleksi harus berjalan sesuai dengan prinsip dari SPMB," kata Mulyono.
Dikatakan Mulyono juga pada penerimaan murid baru tahun 2026-2027, jalur domisili, afirmasi dan mutasi aturannya masih sama dengan tahun sebelumnya, hanya ada perubahan Petunjuk Teknis (Juknis), namun tidak banyak.
Lebih lanjut, terkait Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang menjadi pertimbangan dari Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB), dijelaskan Kepala Bidang (Kabid) SMP Disdikbud bahwa Kabupaten Boyolali menerapkan pembagian bobot nilai.
"Untuk nilai rapor ini di Kabupaten Boyolali itu persentasenya adalah 25 persen kemudian untuk hasil TKA itu adalah 75 persen. Nanti masih ditambah dengan nilai piagam kejuaraan, itu yang digunakan sebagai dasar seleksi jalur prestasi," katanya menambahkan.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) mengajak seluruh masyarakat yang berada di Kabupaten Boyolali ataupun sekitar, bisa membantu melaksanakan proses SPMB sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pelaksanaan SPMB 2026-2027 tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Boyolali dilakukan secara daring (online), mulai dari pendaftaran hingga pengumuman dan daftar ulang, dan terkait pengumuman juga akan diberikan melalui WEB resmi untuk SPMB. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....