Minimnya Penggunaan Pelayanan Posyandu Plus, OPD Diminta Bantu Sosialisasi
- 12 Apr 2026 03:49 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Selama transformasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Solo melihat penggunaan pelayanan Posyandu Plus 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) masih minim, khususnya remaja usia produktif dalam memanfaatkan fasilitas psikolog.
Hal itu dikatakan langsung, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Solo, Purwanti setelah menghadiri acara sosialisasi penerapan Posyandu Plus dan kampanye kesehatan mental kepada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Gedung Dinas Kesehatan pada Kamis, 9 April 2026.
"Harapan kita hadirnya Posyandu Plus ini bisa dimanfaatkan seluas-luasnya oleh masyarakat. Disadari bahwa kehadiran masyarakat dalam pemanfaatan Posyandu Plus belum baik khususnya untuk remaja dan usia produktif masih jauh di bawah 10 persen," kata Purwanti.
Dijelaskan Purwanti bahwa dalam memaksimalkan pemanfaatan Posyandu Plus 6 SPM, Wali Kota Solo sudah mengeluarkan Surat Edaran nomor 31 tahun 2026 untuk Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bisa membranding kampanye kesehatan mental lewat Posyandu Plus.
Lebih lanjut, dengan adanya Surat Edaran dari Wali Kota tersebut, menurut Purwanti seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) memiliki tanggung jawab untuk mensosialisasikan kehadiran Posyandu Plus 6 SPM kepada masyarakat.
"OPD punya tanggung jawab untuk mengkampanyekan hadirnya layanan Posyandu Plus ini baik dalam bentuk visual di ruang-ruang publik ataupun di tempat-tempat yang bisa memang dilihat. Kemudian juga salah satunya ikut mensosialisasikan langsung baik dari sosial media maupun langsung," katanya menambahkan.
Diketahui dari 636 Posyandu di Kota Solo, sudah sebanyak 96 persen bertransformasi menjadi Posyandu Plus 6 SPM, sehingga hanya sekitar 27 Posyandu yang belum bertransformasi. Pemkot Solo juga terus membangun kesadaran dari seluruh masyarakat melalui tokoh masyarakat hingga agama untuk bisa memanfaatkan fasilitas Posyandu Plus 6 SPM.
Kelebihan Posyandu Plus Pemkot Solo sendiri yakni masyarakat tidak hanya bisa melakukan pemeriksaan kesehatan saja tetapi juga menghadirkan layanan konseling kesehatan mental, serta menjadi tempat konsultasi seputar pendidikan, bantuan sosial, infrastruktur dan keamanan lingkungan.
Seluruh aduan yang diterima Posyandu Plus 6 SPM Kota Solo langsung diteruskan kepada Dinas ataupun instansi terkait, sehingga penanganannya bisa lebih cepat dilakukan. (JK)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....