Posyandu Plus Berbasis SPM, Perluas Layanan Masyarakat di Surakarta
- 10 Mar 2026 10:30 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta- Pemerintah Kota melalui Sekretariat Daerah Kota Surakarta terus memperkuat pelayanan masyarakat hingga tingkat lingkungan melalui program Posyandu Plus berbasis Standar Pelayanan Minimal atau SPM. Program ini menjadi pengembangan posyandu agar tidak hanya melayani kesehatan ibu dan anak, tetapi juga melayani lansia di Surakarta.
Hal itu dikatakan Kepala Subbagian Kesejahteraan Sosial dan Masyarakat pada Sekretariat Daerah Kota Surakarta, Riyani Wahyu Utami,SKM dalam Bincang Pagi Pro 1 Surakarta, Jumat, 6 Maret 2026. “Posyandu Plus ini adalah inisiasi Walikota, mengembangkan program Posyandu berbasis SPM dari pemerintah,” katanya.
Melalui kegiatan ini, warga dapat memperoleh layanan kesehatan, informasi sosial, hingga ruang untuk menyampaikan aspirasi di lingkungan. “Jadi fungsi posyandu semakin luas untuk bisa memenuhi berbagai kebutuhan warga,” ujar Riyani.
Lanjutnya, Posyandu Plus juga menghadirkan pelayanan konsultasi psikologi bagi masyarakat. Layanan ini dilaksanakan secara berkala, yakni dua kali dalam setahun untuk membantu masyarakat mendapatkan pendampingan kesehatan mental.
Ia menambahkan, saat ini terdapat sekitar 629 posyandu di Kota Surakarta yang terus didorong untuk mengembangkan konsep Posyandu Plus. Melalui penguatan di tingkat RW, pemerintah berharap pelayanan masyarakat dapat semakin dekat dan mudah diakses.
Dalam pelaksanaannya, keberadaan kader menjadi unsur penting dalam keberhasilan kegiatan posyandu. Karena itu, pemerintah juga melakukan regenerasi kader serta memberikan pelatihan bagi para kader posyandu agar memiliki pengetahuan dan keterampilan yang memadai.
“Menariknya, keterlibatan kader dalam kegiatan posyandu tidak hanya berasal dari kaum perempuan,” ucap Riyani. Sejumlah kader pria juga mulai terlibat aktif dalam kegiatan posyandu sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam mendukung pelayanan kesehatan dan sosial.
Pemerintah Kota berharap Posyandu Plus di Surakarta dapat semakin memperkuat peran posyandu sebagai pusat pelayanan masyarakat. Dengan dukungan kader dan partisipasi warga, program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. (Wiwik)