Air Mata Haru di Pendopo Sumonegaran, Perjalanan Cinta 1.143 Tamu Allah dari Sragen
- 09 Mei 2026 13:29 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Sumonegaran, Rumah Dinas Bupati Sragen, pada Jumat pagi 8 Mei 2026. Di bawah naungan atap kayu jati yang kokoh, sebanyak 1.143 jamaah calon haji.berkumpul untuk satu tujuan yang menyentuh hati, berpamitan sebelum melangkah menuju Tanah Suci.
Acara Pamitan Jamaah Calon Haji 1447 H ini bukan sekadar seremoni birokrasi, melainkan sebuah pelepasan emosional yang menandai dimulainya perjalanan spiritual seumur hidup bagi warga Bumi Sukowati.
Berdasarkan data dari Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sragen, tahun ini keberangkatan diwarnai dengan kehadiran para lansia yang cukup signifikan. Sekitar 39 persen dari total jamaah telah berusia di atas 61 tahun.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Sragen, Fandi Adiyatama, memastikan bahwa para jamaah tidak akan sendirian. Dia memperkenalkan jajaran petugas mulai dari ketua kloter, pembimbing ibadah, hingga tim medis yang akan menjadi "tangan kanan" para jamaah selama di Mekkah dan Madinah.
"Petugas pendamping disiapkan khusus untuk membantu jamaah, terutama mereka yang sudah lanjut usia, agar tetap nyaman menjalankan ibadah," ujar Fandi.
Perwakilan jamaah, dr. Agus Budiharto, menyampaikan rasa terima kasihnya atas dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Sragen. Selain bantuan paket obat-obatan, fasilitas transportasi menuju Embarkasi Solo pun sepenuhnya ditanggung oleh pemerintah daerah.
"Mugi-mugi 1.143 jamaah berangkat sehat, pulang sehat, selamat perjalanannya, dan menjadi haji yang mabrur," doa dr. Agus yang diamini serentak oleh seluruh jamaah.
Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, yang hadir bersama Wakil Bupati Suroto dan jajaran Forkopimda, tak kuasa menyembunyikan rasa harunya. Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa panggilan haji adalah sebuah kehormatan istimewa.
"Haji bukan perjalanan wisata, bukan perjalanan piknik. Tapi ini **perjalanan cinta, perjalanan taubat, dan perjalanan pulang," ucap Bupati Sigit
Bupati juga menitipkan pesan agar para jamaah memaknai filosofi setiap rukun haji. Ihram; Mengingat kesetaraan di mata Sang Pencipta. Thawaf; Simbol persatuan umat manusia, dan Wukuf; Momentum puncak untuk memohon ampunan.
Setelah acara pamitan ini, para jamaah dijadwalkan akan diberangkatkan dalam beberapa kloter menuju Asrama Haji Donohudan. Para tamu Allah dari Sragen akan berangkat ke Embarkasi pada 12 dan 13 Mei 2026 dari halaman Pemkab Sragen.
Saat acara berakhir, pelukan hangat dan isak tangis haru pecah di area pendopo. Sanak keluarga yang turut hadir tampak memberikan doa restu terbaik, melepas orang-orang tercinta mereka menuju Baitullah dalam sebuah perjalanan yang akan mengubah hidup selamanya. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....