Kisah Hangat dari Desa Puro, Kala Prajurit TNI Temukan ‘Keluarga Baru’ di Rumah Warga
- 05 Mei 2026 14:15 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Di bawah temaram lampu rumah kayu yang sederhana di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen, suasana malam terasa berbeda. Bukan sekadar tempat beristirahat melepas lelah setelah seharian membangun infrastruktur desa, rumah-rumah warga kini telah menjadi saksi bisu kemanunggalan TNI dan rakyat yang begitu nyata dalam program TMMD Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen.
Bagi para personel Satgas TMMD, tidur beralaskan kasur tipis di lantai rumah penduduk bukanlah sebuah beban. Sebaliknya, kesederhanaan itu justru membawa kehangatan yang mendalam. Mereka tidak lagi merasa sebagai tamu, melainkan bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Puro.
Ibu Sri Indriastuti (65), salah satu warga yang rumahnya ditempati para prajurit, tidak bisa menyembunyikan rasa bahagianya. Baginya, kehadiran tentara di rumahnya memberikan warna baru yang penuh keceriaan.
“Kulo seneng, Pak. Wong TNI niku ramah-ramah, sopan, lan ora sungkan. Rasane koyo nduwe anak dewe (Saya senang, Pak. Orang TNI itu ramah-ramah, sopan, dan tidak sungkan. Rasanya seperti punya anak sendiri),” ungkap Ibu Sri dengan senyum tulus.
Keseharian mereka diisi dengan interaksi yang cair. Saat senja tiba, ruang tamu yang sederhana kerap berubah menjadi tempat diskusi yang hangat. Sambil menikmati aroma kopi dan canda tawa, batas antara seragam loreng dan masyarakat sipil seolah melebur.
Kehadiran mereka menghidupkan suasana rumah yang biasanya sepi menjadi lebih ramai. Bagi prajurit TNI, pengalaman tinggal bersama warga ini menjadi sumber motivasi tambahan.
Sambutan hangat dan ketulusan masyarakat pedesaan membuat mereka merasa memikul tanggung jawab lebih untuk memberikan yang terbaik bagi kemajuan desa.
TMMD Reguler ke-128 terbukti bukan sekadar proyek fisik membangun jalan atau jembatan. Lebih dari itu, program ini adalah tentang membangun jembatan hati, merajut persaudaraan, dan memastikan bahwa kemanunggalan TNI dengan rakyat tetap kokoh, meski dimulai dari hal sesederhana tidur bersama di bawah satu atap warga desa. MI
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....