Respons Santai Jokowi usai Namanya Disebut Nadiem Makarim di Sidang Tipikor

  • 03 Jun 2026 19:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta — Presiden ke-7 Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi), angkat bicara mengenai namanya yang disebut oleh mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Makarim, dalam sidang pembacaan pleidoi atau nota pembelaan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa 2 Juni 2026.

Saat ditemui di kediaman pribadinya di Kelurahan Sumber, Banjarsari Kota Solo, Rabu 3 Juni 2026, Jokowi menanggapi hal tersebut dengan santai. Dirinya bahkan memberikan apresiasi dan memuji sosok Nadiem Makarim sebagai pribadi yang baik selama membantu kinerjanya di pemerintahan.

"Ya yang saya tahu Pak Menteri Nadiem Makarim orang baik," ujar Jokowi singkat saat memberikan keterangan kepada media.

Ketika disinggung mengenai langkah dan kebijakan penyerapan anggaran kedinasan oleh Mendikbudristek yang dinilai telah sesuai dengan arahan kepala negara saat itu, Jokowi pun tidak menampiknya. Menurutnya, segala program kerja kementerian pada dasarnya mengacu pada arahan presiden.

"Ya semua kebijakan, semua program itu semua dari presiden," ucap singkat Jokowi menambahkan.

Sebelumnya dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat, Nadiem Makarim menyampaikan nota pembelaan atas kasus yang menjeratnya. Dalam pembacaan pleidoi tersebut, Nadiem sempat menyampaikan rasa terima kasih kepada sejumlah mantan Presiden RI, mulai dari Megawati Soekarnoputri, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), hingga Joko Widodo.

Selain menyampaikan apresiasi, Nadiem juga menyeret nama Jokowi untuk menjelaskan kronologi mandat digitalisasi pendidikan yang menjadi program kerja utamanya semasa menjabat sebagai Mendikbudristek.

Nadiem menegaskan bahwa kebijakan pengalokasikan anggaran untuk digitalisasi sekolah termasuk di antaranya proyek pengadaan laptop Chromebook merupakan bentuk pelaksanaan visi, arahan, dan mandat langsung yang diputuskan dalam rapat terbatas (ratas) bersama Presiden Joko Widodo saat itu. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....