Libur Panjang May Day, Pusat Oleh-oleh Khas Kota Solo Diserbu Pengunjung
- 01 Mei 2026 20:54 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Momen libur panjang Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 membawa berkah tersendiri bagi para pedagang di Kota Surakarta. Selain mengunjungi destinasi wisata, para pelancong terpantau memadati pusat-pusat perbelanjaan untuk berburu buah tangan khas daerah.
Pantauan RRI di Pasar Gede, Surakarta, pada Jumat 1 Mei 2026 menunjukkan lonjakan pengunjung yang cukup signifikan. Jajanan khas seperti Karak Bratan, rambak kulit sapi, intip (kerak nasi), hingga keripik cakar ayam menjadi produk yang paling banyak diburu wisatawan.
Salah seorang pedagang oleh-oleh di Pasar Gede, Pariyem, mengaku kewalahan melayani pembeli sejak pagi hari. Ia mencatat ratusan paket produk ludes terjual hanya dalam hitungan jam di hari pertama libur panjang ini.
"Libur panjang hari pertama ini yang paling dicari itu Karak Bratan, sudah terjual lebih dari 100 bungkus. Teh oplosan juga di atas 100 pak, sementara wedang uwuh sudah lebih dari 50 bungkus," ujar Pariyem saat ditemui di kiosnya.
Pariyem memprediksi puncak kunjungan wisatawan akan tetap bertahan hingga Sabtu (2/5) besok, dan berlanjut hingga Minggu (3/5). Meski permintaan meningkat, ia memilih untuk tidak menaikkan harga.
Karak Bratan tetap dibanderol Rp10 ribu, intip di kisaran Rp15 ribu hingga Rp20 ribu, serta paket teh oplos dan wedang uwuh seharga Rp25 ribu.
Kondisi serupa dialami Dani, pedagang lainnya yang menjual camilan gorengan segar. Ia menyebutkan adanya peningkatan stok bahan baku untuk mengantisipasi lonjakan permintaan selama long weekend.
"Penjualan usus dan cakar ayam meningkat. Kami menyediakan hingga 25 kilogram, sementara kalau hari biasa hanya sekitar 10 sampai 15 kilogram saja," kata Dani.
Berbeda dengan Pariyem, Dani terpaksa melakukan penyesuaian harga pada beberapa komoditas dagangannya. Ia berdalih kenaikan tersebut dipicu oleh melambungnya harga plastik kemasan di pasaran.
Saat ini, harga keripik usus dan cakar ayam naik menjadi Rp35 ribu dari sebelumnya Rp25 ribu. Sementara itu, keripik paru kini dibanderol Rp45 ribu dari harga semula Rp40 ribu, dan keripik tembolok naik menjadi Rp35 ribu dari harga awal Rp30 ribu. (SF/MI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....