Percepat Pengentasan Kemiskinan, Sriyanto Saputro Kawal Bantuan RTLH Sragen
- 02 Jul 2026 09:18 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, SRAGEN – Anggota Fraksi Gerindra DPR RI Dapil IV Jawa Tengah, Sriyanto Saputro, menegaskan komitmennya untuk mengawal ketat program bantuan rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Sragen.
Langkah ini diambil guna memastikan percepatan penanganan RTLH dan pengentasan kemiskinan ekstrem di Bumi Sukowati berjalan transparan, akuntabel, serta bersih dari segala bentuk pungutan.
Hal tersebut ditegaskan Sriyanto di sela-sela acara penyerahan bantuan stimulan peningkatan kualitas rumah swadaya di Pendapa Rumah Dinas Bupati Sragen, Selasa 30 Juni. Hadir dalam acara tersebut Bupati Sragen, Sigit Pamungkas, beserta ratusan Keluarga Penerima Manfaat (KPM).
"Dari awal pengajuan, saya tekankan tidak boleh ada pungutan serupiah pun. Alhamdulillah semua clear. Ke depan syaratnya harus tetap sama, bersih dari pungutan," kata Sriyanto, politisi yang mewakili wilayah Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri ini.
Ia juga menambahkan bahwa seluruh program aspirasi yang dibawanya dari pusat merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang wajib dikawal integritasnya di lapangan.
Tahun ini, upaya pembenahan infrastruktur permukiman di Sragen mendapatkan momentum besar. Sebanyak 101 KPM di tiga desa di Kecamatan Tanon, yaitu Desa Padas, Karangtalun, dan Jono, menerima suntikan dana tambahan hingga 100 persen melalui skema kolaborasi.
Jika biasanya bantuan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) hanya senilai Rp20 juta per unit, khusus untuk 101 rumah di wilayah ini anggarannya melonjak menjadi Rp40 juta. Tambahan dana tersebut berasal dari kemitraan strategis dengan yayasan internasional Habitat for Humanity perwakilan Indonesia.
"Umumnya kan Rp20 juta. Khusus di tiga desa itu ditambahi dari yayasan Habitat for Humanity Rp20 juta, jadi totalnya Rp40 juta per rumah. Yang menarik, Bupati Sragen ini kan punya target Sragen bebas RTLH. Saya selaku anggota DPR RI dapil sini siap mendukung penuh," ujar Sriyanto.
Secara keseluruhan, total bantuan perbaikan rumah yang dikawal Sriyanto Saputro di Sragen tahun ini mencapai 1.212 unit. Adapun rinciannya program BSPS Murni 1.111 unit rumah. Program BSPS Kolaborasi Habitat for Humanity 101 unit rumah (Kecamatan Tanon).
Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Tata Ruang (Disperkimtaru) Kabupaten Sragen, Aris Wahyudi, menjelaskan program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat berpenghasilan rendah.
“Program ini dilaksanakan sebagai wujud pelaksanaan Program Nasional Tiga Juta Rumah serta komitmen Pemkab Sragen dalam menanggulangi kemiskinan ekstrem, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memenuhi kebutuhan dasar akan hunian yang layak, sehat, dan aman,” ujarnya.
Ia menjelaskan, bantuan yang diserahkan berasal dari program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 803 unit, serta kolaborasi BSPS bersama Habitat for Humanity Indonesia sebanyak 101 unit.
“Total penerima manfaat yang diserahkan hari ini sebanyak 904 unit. Sebanyak 803 unit tersebar di 13 kecamatan dan 35 desa, sedangkan 101 unit hasil kolaborasi dengan Habitat for Humanity Indonesia berada di tiga desa di Kecamatan Tanon,” kata dia.
Aris menambahkan, penyaluran bantuan dilakukan secara cashless melalui rekening masing-masing penerima manfaat di Bank BNI Cabang Pembantu Sragen. Dana untuk pembelian material dibayarkan langsung kepada toko bangunan yang telah ditunjuk sesuai tahapan pembangunan.
Pelaksanaan pembangunan rumah dilakukan secara swadaya dengan mengedepankan semangat gotong royong masyarakat dan didampingi tenaga fasilitator lapangan. Pembangunan ditargetkan selesai dalam waktu empat bulan. MI
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....