Hadapi El Nino, Sriyanto Saputra Pastikan Stok Pangan Bulog Solo Raya Melimpah

  • 01 Mei 2026 14:59 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI, Sriyanto Saputra, memberikan jaminan ketenangan bagi masyarakat di wilayah Solo Raya terkait ancaman fenomena alam El Nino. Dalam kunjungannya ke Gudang Bulog di Duyungan, Sidoharjo, Kabupaten Sragen pada Kamis 30 April, Sriyanto menegaskan bahwa ketahanan pangan di wilayah tersebut dalam kondisi yang sangat kuat.

Berdasarkan hasil pantauan langsung, Sriyanto mengungkapkan bahwa stok beras yang tersimpan di gudang Bulog saat ini mampu mencukupi kebutuhan hingga 9 bulan ke depan. Hal ini sekaligus menepis kekhawatiran masyarakat akan terjadinya kelangkaan pangan akibat cuaca ekstrem.

Menanggapi proyeksi BMKG mengenai mulainya dampak El Nino pada Mei ini, Sriyanto meminta pihak terkait untuk tidak lengah. Meskipun stok saat ini melimpah, ia memastikan Bulog terus melakukan penyerapan gabah petani secara aktif.

"Meskipun sudah berlimpah hari ini stoknya, bukan berarti terus tidur. Ini terus dilakukan membeli gabah dari para petani untuk mengantisipasi kemungkinan El Nino. Kita tidak tahu berapa lama dampaknya, tapi setidaknya jika itu terjadi, stok kita sangat mencukupi," kata Sriyanto menegaskan.

Dalam masa reses ini, Sriyanto mendapatkan mandat langsung dari pimpinan Fraksi Gerindra untuk memantau ketersediaan pangan di daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IV, yang meliputi Sragen, Karanganyar, dan Wonogiri. Dia menyampaikan ketersediaan stok beras di Jawa Tengah mencapai 370.000 ton

"Wilayah Surakarta (Solo Raya) tersedia 79.000 ton. Ini mampu menyuplai kebutuhan masyarakat hingga 9 bulan ke depan," ujar anggota Komisi V DPR RI itu.

Sriyanto juga mengapresiasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait penetapan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) gabah di angka Rp 6.500. Menurutnya, kebijakan ini menjadi stimulus luar biasa bagi petani di daerah.

"Petani semakin bergairah karena harga tidak lagi dipermainkan oleh tengkulak. Bulog juga jemput bola ke daerah-daerah yang stoknya menipis. Inilah sinergi untuk menyukseskan program swasembada pangan yang menjadi konsen utama Pak Prabowo sejak dulu," katanya.

Selain beras, Sriyanto juga menyoroti pentingnya diversifikasi pangan non-beras. Saat mengunjungi Karanganyar, ia memastikan stok jagung untuk pakan ternak dan komoditas palawija tetap terjaga.

Ia mengingatkan pesan Presiden Prabowo kepada seluruh kader untuk selalu memperhatikan ketahanan pangan, bahkan dari lingkup terkecil. "Setidaknya di lingkungan kita ada tanah, ditanami yang bisa mencukupi saat masa paceklik. Dengan sinergi semua pihak, kita yakin Solo Raya aman dari ancaman krisis pangan," kata legislator asal Dapil IV Jateng itu. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....