Berbakti kepada Orang Tua Merupakan Perintah Allah

  • 10 Sep 2026 06:43 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Berbakti kepada orang tua merupakan perintah Allah yang wajib dilaksanakan setiap anak. Islam menempatkan kedua orang tua pada kedudukan yang mulia, bahkan perintah untuk berbuat baik kepada keduanya disebutkan setelah perintah menyembah Allah.

Hal tersebut disampaikan Ustazah Rachma Ayuningtyas Ketua Departemen Humas PW Salimah Jatim yang akrab disapa Ustadzah Yuyun dalam program Mutiara Pagi PRO 1 RRI Surabaya, Kamis, 10 September 2026, dengan tema “Menjaga Hubungan Baik dengan Orang Tua”.

Ustadzah Yuyun menjelaskan, perintah berbakti kepada orang tua salah satunya terdapat dalam Surat Al-Isra ayat 23. Dalam ayat tersebut, Allah memerintahkan manusia untuk tidak menyembah selain Dia dan berbuat baik kepada kedua orang tua.

Ayat yang sama juga melarang anak mengucapkan perkataan “ah” kepada orang tua, membentak, serta memerintahkan agar berbicara kepada keduanya dengan perkataan yang mulia. “Islam sangat memuliakan orang tua. Berbakti kepada orang tua adalah perintah Allah. Maka jika Allah memerintahkan ini, wajib bagi kita melakukannya,” ujar Ustazah Yuyun.

Menurutnya, penyebutan perintah menyembah Allah dan berbuat baik kepada orang tua secara beriringan menunjukkan betapa pentingnya kewajiban seorang anak untuk menghormati dan memperlakukan orang tua dengan baik. Ia mengatakan, berbakti kepada orang tua tidak hanya dilakukan ketika hubungan antara anak dan orang tua berjalan harmonis. Tantangan justru muncul ketika seorang anak pernah mendapatkan perlakuan yang menyakitkan dari orang tuanya.

Dalam kondisi tersebut, Ustadzah Yuyun mengingatkan agar seorang anak tidak membalas keburukan dengan keburukan. Anak tetap dapat menjaga hubungan baik dengan orang tua, sekaligus tidak mengikuti perintah orang tua apabila bertentangan dengan ketentuan agama.

Hal tersebut sejalan dengan Surat Luqman ayat 15. Allah menjelaskan, apabila kedua orang tua memaksa anak untuk mempersekutukan Allah, anak tidak boleh menaati perintah tersebut, tetapi tetap diperintahkan mempergauli keduanya dengan baik di dunia. “Ketika orang tua pernah menyakiti kita, jangan kemudian kita membalas keburukan dengan keburukan,” kata Ustazah Yuyun.

Ia mengajak anak yang menghadapi persoalan dengan orang tua untuk meminta pertolongan kepada Allah dan berusaha memperbaiki hubungan. Upaya tersebut dapat dilakukan dengan tetap menjaga silaturahmi, berbicara dengan baik, serta memberikan perhatian sesuai kemampuan.

Ustadzah Yuyun juga mengingatkan anak untuk mengingat berbagai perjuangan orang tua. Salah satunya ditegaskan dalam Surat Al-Ahqaf ayat 15 yang menggambarkan perjuangan seorang ibu ketika mengandung dan melahirkan anak.

Menurutnya, mengingat pengorbanan tersebut dapat menjadi penguat bagi anak untuk tetap berusaha berbuat baik kepada orang tua, termasuk ketika hubungan sedang menghadapi persoalan. Selain merupakan perintah Allah, berbakti kepada orang tua juga termasuk amalan yang sangat dicintai Allah.

Dalam hadis yang diriwayatkan dari Abdullah bin Mas'ud, Rasulullah SAW menyebut salat pada waktunya, berbakti kepada kedua orang tua, kemudian berjihad di jalan Allah sebagai amalan yang paling dicintai Allah. Hadis tersebut diriwayatkan Imam Bukhari dan Muslim.

“Berbakti kepada orang tua merupakan amalan yang sangat utama setelah salat. Kemudian setelah itu adalah jihad di jalan Allah,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan bahwa orang tua merupakan salah satu jalan menuju surga. Hal tersebut berdasarkan hadis Abu Darda yang diriwayatkan dalam Jami' at-Tirmidzi, ketika Rasulullah SAW menyebut orang tua sebagai pintu tengah menuju surga.

Karena itu, Ustazah Yuyun mengajak anak untuk tidak menyia-nyiakan kesempatan berbakti kepada orang tua selama mereka masih hidup. Berbakti dapat dilakukan melalui berbagai tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.

“Meminta pertolongan kepada Allah, mencoba bersilaturahmi, bersikap baik kepada mereka, dan membahagiakan orang tua,” tuturnya.

Ia menambahkan, bakti kepada orang tua juga tetap dapat dilakukan setelah mereka meninggal dunia. Anak dapat terus mendoakan orang tua dan melakukan amal kebaikan sebagai bentuk kasih sayang kepada mereka.

Ustazah Yuyun berharap, pemahaman mengenai kewajiban berbakti kepada orang tua dapat mendorong setiap anak untuk memperbaiki hubungan dengan orang tua. Menurutnya, kesempatan berbuat baik kepada orang tua sebaiknya dimanfaatkan selama kesempatan tersebut masih ada.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....