Ngobras Pro1 Hadirkan Christus Rex Choir Berbagi Inspirasi
- 23 Jul 2026 07:22 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID,SURABAYA - Program Ngobras Pro1 RRI Surabaya kembali menghadirkan komunitas inspiratif, Rabu 22 Juli 2026, dengan mengundang Paduan Suara Gereja Katolik Kristus Raja Surabaya atau yang akrab disapa Christus Rex Choir (CRC). Acara yang dipandu oleh Joe Adi Yuanda tersebut menghadirkan sejumlah perwakilan CRC, yakni Rere selaku pengurus dan koordinator suara Sopran, Demion sebagai personel suara Bass, serta Reza yang menjabat sebagai Ketua sekaligus koordinator suara Tenor dan Bass.
Dalam perbincangan tersebut, Rere menceritakan awal berdirinya CRC yang berawal dari persiapan mengikuti Lomba Paduan Suara Keuskupan Surabaya pada Oktober 2016. Menurutnya, kelompok ini awalnya dibentuk atas inisiatif gereja dengan melibatkan anggota Paroki Kristus Raja dan Orang Muda Katolik (OMK) di sekitarnya.
"CRC terbentuk pada Oktober 2016 untuk mengikuti Lomba Paduan Suara Keuskupan Surabaya di Universitas Media Mandala. Saat itu kami berhasil meraih Juara 1 Kategori Inkulturasi, Juara 2 Kategori Lagu Latin, serta penghargaan di kategori lainnya. Karena sayang jika dibubarkan, akhirnya kami sepakat terus melanjutkan perjalanan hingga sekarang," ujar Rere.
Memasuki usia hampir satu dekade, CRC terus menunjukkan eksistensinya. Setelah beberapa tahun vakum dari kompetisi, paduan suara ini kembali mengikuti perlombaan pada tahun 2024 di Gereja St. Yosafat Surabaya Utara dan berhasil meraih Juara 2.
Saat ini CRC memiliki sekitar 35 anggota aktif dengan rentang usia mulai 16 tahun hingga di atas 50 tahun, serta membuka kesempatan bergabung bagi masyarakat Surabaya dan sekitarnya tanpa harus berasal dari Paroki Kristus Raja.
Ketua CRC, Reza, menjelaskan dirinya resmi dipercaya memimpin komunitas tersebut pada tahun 2024 meskipun telah membantu kepengurusan sejak 2023. Ia mengaku sempat lama meninggalkan Surabaya karena tinggal di luar negeri sebelum akhirnya kembali bergabung bersama CRC.
"Saya sempat vakum cukup lama karena tinggal di luar negeri. Setelah kembali ke Surabaya pada 2020, saya diajak teman bergabung lagi. Sejak itu saya kembali aktif hingga akhirnya dipercaya menjadi ketua pada tahun 2024," kata Reza.
Reza juga menjelaskan bahwa setiap anggota harus melalui proses seleksi sebelum diterima. Pembagian suara dilakukan berdasarkan karakter vokal masing-masing, mulai dari Sopran, Alto, Tenor, hingga Bass yang masih dibagi lagi menjadi Bass 1 dan Bass 2.
"Semua calon anggota mengikuti seleksi suara yang dinilai oleh koordinator suara bersama pelatih kepala agar penempatannya benar-benar sesuai kemampuan vokalnya," jelasnya.
Selain rutin berlatih setiap Jumat malam di lingkungan SMP/SMA Santa Theresia Surabaya, CRC juga aktif melayani berbagai misa di gereja-gereja Surabaya dan sekitarnya, termasuk misa pernikahan. Pelayanan musik dilakukan menggunakan organ elektronik, piano elektrik, orkestra kecil, hingga penampilan akapela.
CRC juga pernah mengadakan pelayanan sekaligus pelatihan paduan suara di Blora dan Blitar, serta kini memiliki sekitar 170 repertoar lagu dalam berbagai bahasa, seperti Indonesia, Latin, dan Inggris yang disesuaikan dengan tema ibadah.
Menutup perbincangan di Ngobras Pro1, Reza menyampaikan optimisme CRC menghadapi agenda besar berikutnya. "Kami sedang mempersiapkan diri mengikuti Lomba Paduan Suara Piala Wali Kota Surabaya tingkat Jawa Timur yang akan berlangsung pada Agustus hingga Oktober 2026. Harapannya, CRC bisa kembali mengukir prestasi sekaligus terus menjadi wadah pelayanan dan pengembangan bakat bagi masyarakat," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....