Ngobras RRI Bahas Pickleball Bersama Pengurus IPF Surabaya
- 22 Mei 2026 12:26 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID,Surabaya - Program dialog interaktif “Ngobras” di Pro 1 Radio Republik Indonesia kembali menghadirkan pembahasan menarik untuk menambah wawasan pendengar. Pada siaran Kamis 21 Mei 2026, Acara yang dipandu penyiar Joe Adi Yuanda menghadirkan jajaran pengurus Indonesia Pickleball Federation Surabaya untuk mengenalkan olahraga pickleball yang kini mulai berkembang pesat di tengah masyarakat.
Dialog dalam studio tersebut menghadirkan langsung Ketua IPF Surabaya Hariadi, Bendahara Arie, dan Kepala Humas Adi. Acara juga dikemas secara interaktif dengan membuka kesempatan bagi pendengar untuk ikut bertanya melalui sambungan telepon maupun pesan WhatsApp selama siaran berlangsung.
Dalam kesempatan itu, Hariadi menjelaskan bahwa pickleball merupakan olahraga perpaduan dari beberapa cabang olahraga populer. “Pickleball ini adalah olahraga gabungan dari tiga cabang olahraga populer, yaitu tenis, bulu tangkis, dan tenis meja. Olahraga ini berasal dari Amerika Serikat dan mulai masuk ke wilayah Jawa Timur sejak tahun 2004,” ungkapnya.
Hariadi menambahkan, meskipun organisasi IPF Surabaya baru berdiri selama dua tahun, perkembangan olahraga ini cukup pesat. Menurutnya, para atlet binaan IPF Surabaya juga telah berhasil meraih sejumlah prestasi di berbagai kejuaraan tingkat daerah hingga nasional.
Sementara itu, Arie menjelaskan mengenai fasilitas dan aturan dasar permainan pickleball yang dinilai mudah dipahami oleh masyarakat. “Lapangannya berukuran sama persis dengan lapangan bulu tangkis, hanya jaringnya saja yang diturunkan ketinggiannya.
Alat yang dipakai pun sederhana, yaitu raket berbentuk papan yang terbuat dari kayu atau karbon, serta bola plastik berlubang yang ringan dan harganya sangat terjangkau,” jelasnya.
Ia juga menerangkan sistem pertandingan dalam olahraga tersebut. “Untuk sistem poinnya, kita menggunakan hitungan 11 poin dalam satu set. Olahraga ini bisa dimainkan dalam format tunggal maupun ganda.
Yang paling istimewa, pickleball sangat gampang dipelajari, biayanya murah, serta tergolong aman dimainkan. Cocok sekali untuk segala usia, mulai anak usia 7–8 tahun hingga orang dewasa di atas 70 tahun, asalkan masih terbiasa berolahraga,” tegas Arie.
Pada kesempatan yang sama, Adi selaku Kepala Humas IPF Surabaya mengumumkan rencana pelaksanaan Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya yang akan digelar pada 6–7 Juni mendatang.
“Kami akan menggelar Kejuaraan Piala Wali Kota Surabaya yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 6 hingga 7 Juni mendatang,” ujarnya antusias.
Kejuaraan tersebut akan mempertandingkan beberapa kategori usia, mulai di bawah 14 tahun, 14–18 tahun, 19 tahun ke atas, hingga kategori 35 tahun ke atas.
Adi juga menjelaskan bahwa pendaftaran akan ditutup pada 30 Mei dengan kuota terbatas . “Untuk biayanya, Rp200.000 untuk kategori tunggal, sedangkan kategori beregu dikenakan biaya Rp300.000 hingga Rp350.000. Perlu diingat kuota peserta terbatas hanya untuk 180 tim saja,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, IPF Surabaya berharap olahraga pickleball semakin dikenal luas dan mampu menarik minat masyarakat untuk ikut bermain sekaligus mengembangkan prestasi di cabang olahraga tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....