DWP RRI Surabaya Tegaskan Peran Strategis Perempuan dalam Menjaga Keluarga
- 05 Agt 2026 21:01 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya — Peran perempuan dalam era modern tidak lagi terbatas pada urusan domestik belaka, melainkan turut menentukan kualitas sumber daya manusia hingga stabilitas kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN). Hal tersebut mengemuka dalam siaran program MOMINS (Momen Inspirasi) yang disiarkan RRI Surabaya edisi Rabu. 8 Agustus 2026, dalam rangka memperingati Hari Dharma Wanita Nasional yang diperingati setiap tanggal 5 Agustus. Siaran edisi kali ini mengusung tema "Peran Strategis Perempuan Dalam Organisasi".
Terhubung melalui zoom sebagai narasumber dalam program tersebut, yakni Ketua DWP RRI Surabaya Titi Sulistyaningsih, dan hadir di studio Pengurus Bidang Sosial dan Budaya Devita, serta Bendahara DWP RRI Surabaya Ike Wulandari. Ketiganya memaparkan bagaimana Dharma Wanita Persatuan (DWP) menjadi wadah penting dalam membentuk sosok perempuan yang mandiri, cerdas, dan berkualitas.
Ketua DWP RRI Surabaya, Titi Sulistyaningsih, menjelaskan bahwa keberadaan DWP bertumpu pada tiga pilar utama, yaitu Bidang Pendidikan, Ekonomi, dan Sosial Budaya. Pemberdayaan melalui tiga pilar ini berfokus pada peningkatan kualitas anggota dan ketahanan keluarga, yang pada akhirnya memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.
Menurutnya, anggota DWP yang menghimpun para istri ASN dan pegawai ASN perempuan dituntut mampu menjadi pendamping yang mendukung penuh kinerja suami serta aktif membangun keluarga yang berdaya.
Dalam mendukung kemandirian ekonomi anggota, DWP RRI Surabaya secara rutin menggerakkan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Melalui Bidang Ekonomi, organisasi aktif berpartisipasi dalam berbagai ajang bazaar dan membuka lapak penjualan menu takjil selama bulan Ramadan. Keuntungan yang diperoleh dari kegiatan ekonomi kreatif ini kemudian diputar kembali untuk membiayai dan mengembangkan program-program organisasi.
Sementara itu, pada pilar Sosial dan Budaya, DWP RRI Surabaya telah mengimplementasikan berbagai program berdampak langsung. “Pada peringatan Hari Kartini misalnya, diadakan pelatihan make-up, kreasi berhijab, hingga meronce gelang manik-manik dengan mentor yang berasal dari internal anggota DWP sendiri. Selain itu, aksi kepedulian sosial juga diwujudkan melalui pembagian takjil gratis, penyerahan bantuan sembako ke panti asuhan, hingga peringatan Hari Anak Nasional yang diisi dengan pembuatan menu makanan sehat.” Ujar Devita.
Tidak hanya program internal, DWP RRI Surabaya juga aktif dalam edukasi kesehatan dan seni budaya daerah. Organisasi secara berkala menggelar seminar kesehatan reproduksi wanita serta seminar parenting mengenai pola asuh anak. Di ajang eksternal, DWP RRI Surabaya turut menorehkan prestasi membanggakan dengan masuk dalam jajaran 40 besar penyaji terbaik selama tiga tahun berturut-turut pada ajang Festival Rujak Uleg Pemkot Surabaya.
“Dalam waktu dekat, DWP RRI Surabaya juga bersiap memperingati Hari Radio ke-81 dengan menggelar lomba kreasi tumpeng Merah Putih dan kegiatan membatik bersama.” Ujar Ike.
Menghadapi pesatnya era digitalisasi, DWP RRI Surabaya terus mendorong para anggotanya untuk melek teknologi. Penggunaan platform digital kini menjadi kebutuhan mutlak dalam menjalankan roda organisasi, mulai dari koordinasi virtual melalui Zoom bersama DWP Pusat, Pemkot, maupun Pemerintah Provinsi. Guna memperluas jangkauan informasi dan transparansi kegiatan, DWP RRI Surabaya juga aktif mengelola akun Instagram resmi di @DWP.LPPRRI_SURABAYA.
Meski berbagai program berjalan dinamis, tantangan tersendiri dialami DWP RRI Surabaya dalam hal regenerasi dan keterlibatan anggota muda. Saat ini, sekitar 70 persen pegawai perempuan di lingkungan RRI Surabaya berada pada usia produktif. Untuk merangkul para ibu muda dan calon ibu muda agar tidak ragu berorganisasi, pengurus menerapkan pendekatan terarah melalui kegiatan praktik langsung (hands-on) yang menarik, seperti workshop kraf dan pembuatan kuliner sehat.
Titi Sulistyaningsih berpesan dan mengajak seluruh perempuan untuk tidak takut maupun malu dalam berorganisasi. “Bergabung dalam wadah seperti DWP memberikan ruang luas untuk menyerap ilmu, menambah wawasan, serta memperkaya pengalaman hidup, baik sebagai pendamping suami, ibu rumah tangga, maupun wanita karir yang berdaya saing.” Tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....