Guru Sidoarjo Luncurkan Buku Antologi Puisi Peringati Kartini
- 10 Mei 2026 21:28 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Sidoarjo - Komunitas Guru Penulis Sidoarjo (KGPS) merayakan Hari Kartini 2026 dengan meluncurkan buku antologi puisi ke-15 bertajuk Perempuan Pencerah Hati. Peluncuran buku ini dirangkai dengan talkshow bertema “Kiprah Perempuan di Era Digital” yang digelar di Aula Kencana Kantor DP3AKB Sidoarjo.
Kegiatan berlangsung semarak, diawali dengan penampilan tarian tradisional yang menyambut para tamu undangan. Hadir dalam acara tersebut Kepala DP3AKB Sidoarjo Heni Kristiani, Ketua PWI Sidoarjo Mustain, serta Wakil Ketua Perempuan PGRI Jawa Timur Siti Chomsiyah.
Sekretaris KGPS Suhartatik menyampaikan rasa syukur atas dukungan berbagai pihak, khususnya DP3AKB dan PWI Sidoarjo, dalam penerbitan buku tersebut. Ia menegaskan, antologi ke-15 ini menjadi simbol peran penting guru perempuan sebagai pencerah, baik di lingkungan pendidikan maupun keluarga.
“Perempuan adalah tiang peradaban. Dari tutur katanya mengalir nilai, dari tangannya terukir arah masa depan,” ujar Suhartatik, Minggu 10 Mei 2026.
Ia juga menyoroti keterlibatan guru laki-laki dalam kegiatan tersebut sebagai bentuk dukungan terhadap kiprah perempuan. Menurut dia, sinergi tersebut menjadi kekuatan dalam membangun budaya literasi.
“Di samping perempuan yang luar biasa, ada dukungan laki-laki yang juga luar biasa,” katanya.
Suhartatik berpesan agar para guru, khususnya perempuan, tidak berhenti berkarya di tengah kesibukan mengajar. Menurut dia, menulis adalah jejak kebaikan yang akan terus hidup.
“Teruslah menulis, karena setiap kata adalah jejak kebaikan. Guru yang menulis akan abadi dalam karyanya,” ucapnya.
Kepala DP3AKB Sidoarjo Heni Kristiani mengapresiasi produktivitas para penulis perempuan yang tergabung dalam KGPS. Ia menilai era digital membuka peluang luas bagi perempuan untuk berkontribusi melalui karya tulis.
“Perempuan memiliki peran strategis dalam pemberdayaan di era digital. Harapannya, perempuan Sidoarjo terus berkarya dan berdaya untuk membangun daerah,” ujarnya.
Ketua PWI Sidoarjo Mustain turut memberikan apresiasi atas konsistensi 35 anggota KGPS yang terus melahirkan karya hingga edisi ke-15. Ia menyebut capaian tersebut sebagai prestasi literasi yang patut dicontoh.
“Peluncuran buku ini menjadi bukti semangat Kartini tetap hidup melalui karya para guru. Menulis adalah bentuk perjuangan,” katanya.
Menurut Mustain, di tengah derasnya arus informasi digital, kehadiran perempuan penulis, khususnya guru, menjadi semakin penting sebagai pencerah dan penjaga nilai.
Melalui peluncuran buku dan talkshow ini, KGPS berharap Perempuan Pencerah Hati mampu menginspirasi siswa, pendidik, dan masyarakat luas untuk terus menumbuhkan budaya literasi. Semangat Kartini, “Habis Gelap Terbitlah Terang”, diharapkan terus menyala melalui karya-karya para guru.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....