Muhasabah Diri di Penghujung Syawal

  • 14 Apr 2026 07:29 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Memasuki penghujung bulan Syawal 1447 Hijriah, umat Islam diingatkan untuk menjadikan momen ini sebagai waktu yang tepat untuk melakukan muhasabah atau evaluasi diri, terutama setelah menjalani ibadah Ramadhan.

Dai Yayasan Dana Sosial Al-Falah (YDSF) Surabaya, Ustadz Ahmad Sukron dalam tausiyahnya di Program Mutiara Pagi Pro1 RRI Surabaya, Selasa, 14 April 2026, menegaskan bahwa refleksi diri perlu dilakukan secara berkelanjutan, tidak hanya dalam momen tertentu.

“Saat ini kita berada di penghujung Syawal dan tahun 1447 Hijriah tinggal sekitar dua bulan lagi sebelum memasuki 1448 Hijriah. Ini menjadi kesempatan bagi kita untuk melakukan muhasabah agar menyambut waktu ke depan dengan kondisi yang lebih baik,” ujarnya.

Ia menambahkan, muhasabah penting untuk mengetahui sejauh mana kualitas keimanan dan ibadah seseorang, apakah mengalami peningkatan atau justru penurunan.

“Yang perlu kita evaluasi adalah kualitas iman dan ibadah kita. Apakah semakin baik atau justru menurun. Dari situ kita bisa memperbaiki diri menghadapi tantangan ke depan,” tambahnya.

Dalam Al-Qur’an, Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Hasyr ayat 18 yang artinya: "Wahai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok."

Menurutnya, ayat tersebut memiliki keistimewaan karena memuat perintah takwa yang diulang dua kali, sekaligus menjadi dasar bagi para ulama dalam menekankan pentingnya evaluasi diri.

Lebih lanjut, Ustadz Sukron mengingatkan bahwa kesadaran akan kehidupan akhirat harus mendorong seseorang untuk hidup lebih baik setiap harinya.

“Jika kita menyadari bahwa esok bisa saja menjadi hari terakhir kita, maka kita akan berusaha hidup lebih baik hari ini. Itulah esensi muhasabah,” jelasnya.

Ia juga menyoroti perubahan sikap sebagian masyarakat terhadap ibadah, khususnya setelah Ramadhan. Menurutnya, nilai-nilai yang dahulu dijaga dengan penuh penghormatan kini mulai berkurang, sehingga perlu adanya kesadaran untuk kembali memperbaiki diri.

Rasulullah SAW dalam sebuah hadis juga mengingatkan pentingnya evaluasi diri:"Orang yang cerdas adalah yang mampu mengendalikan dirinya dan beramal untuk kehidupan setelah mati." (HR. Tirmidzi)

Melalui momentum penghujung Syawal ini, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan waktu yang ada untuk terus meningkatkan kualitas keimanan dan ibadah, sehingga dapat menjalani kehidupan dengan lebih baik serta lebih bertakwa kepada Allah SWT.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....