Jaga Fungsi Hutan, Khofifah Gandeng Perum Perhutani
- 29 Mar 2026 09:46 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya - Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, mengajak penguatan kolaborasi dengan Perum Perhutani. Kolaborasi ini untuk menjaga keberlanjutan fungsi hutan dari aspek ekologis, ekonomi, dan sosial.
Ajakan itu disampaikan saat menerima audiensi Direktur Utama Perum Perhutani, Tio Handoko. Dalam pertemuan di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Khofifah menegaskan peran strategis kawasan hutan sebagai penyangga kehidupan.
Hutan penting untuk menjaga keseimbangan lingkungan, mitigasi bencana, dan kesejahteraan masyarakat sekitar. “Kami ingin memastikan pengelolaan hutan di Jawa Timur berkelanjutan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya, Sabtu, 28 Maret 2026.
“Karena itu, sinergi dan kolaborasi harus terus diperkuat,” ujarnya. Sebagai langkah konkret, Khofifah mendorong optimalisasi penanaman pohon aren di sekitar permukiman.
Tanaman ini dinilai efektif untuk mitigasi bencana, terutama mengurangi risiko longsor. “Pohon aren memiliki akar tunjang kuat hingga sekitar 35 meter,” katanya.
“Ini efektif memperkuat struktur tanah di kawasan rawan longsor dekat permukiman,” ucapnya. Selain fungsi ekologis, pohon aren juga memiliki nilai ekonomi tinggi bagi masyarakat.
Pemanfaatan nira dan produk turunannya dinilai mampu meningkatkan kesejahteraan warga sekitar hutan. “Ini solusi menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberi nilai tambah ekonomi,” ujarnya.
“Manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat sekitar kawasan hutan,” katanya. Khofifah juga mengajak Perhutani bersinergi dalam program Pemprov Jawa Timur, termasuk festival mangrove.
Kegiatan ini rutin dilakukan sebagai upaya pelestarian lingkungan di berbagai daerah. “Festival mangrove ini bentuk sedekah oksigen dan penguatan komitmen lingkungan,” katanya.
“Kegiatan ini rutin dilakukan Pemprov Jatim di berbagai wilayah. Lingkungan lestari menjadi prasyarat pembangunan hijau dan target Net Zero Emission 2060,” ujarnya.
“Target tersebut telah dicanangkan pemerintah pusat dan harus didukung bersama,” ucapnya. Menurutnya, keterlibatan Perhutani akan memperkuat rehabilitasi dan konservasi lingkungan secara berkelanjutan.
Sementara itu, Direktur Utama Perum Perhutani, Tio Handoko, menegaskan komitmen memperkuat kerja sama. Kerja sama difokuskan pada pengelolaan hutan yang adaptif dan berkelanjutan.
Ia menekankan pentingnya dukungan lintas sektor dalam menghadapi tantangan pengelolaan hutan. Termasuk tekanan kawasan hutan dan kebutuhan peningkatan kesejahteraan masyarakat sekitar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....