Daewoong Tekankan Pengelolaan LDL-C untuk Cegah Komplikasi Jantung Pasien Diabet

  • 20 Jun 2026 16:33 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Daewoong Pharmaceutical Indonema Siloam Hospitals Surabaya menggelar edukasi kesehatan bagi pasien diabetes. Kegiatan ini menyoroti pentingnya deteksi dini komplikasi jantung dan ginjal.

Health talk bertema "Silent but Deadly: Serangan Jantung pada Penderita Diabetes" mengingatkan bahwa diabetes tidak hanya berkaitan dengan gula darah. Penyakit ini juga dapat merusak jantung, pembuluh darah, dan ginjal.

Berdasarkan Profil Kesehatan Jawa Timur 2023, estimasi penderita diabetes usia 15 tahun ke atas mencapai 854.454 orang. Sementara itu, Surabaya mencatat 104.363 pasien diabetes pada tahun yang sama.

Dokter spesialis jantung, Prof. Yudi Her Oktaviono, menjelaskan serangan jantung pada pasien diabetes sering tanpa gejala khas. Kondisi itu terjadi akibat kerusakan saraf karena kadar gula darah tinggi dalam jangka panjang.

"Pasien diabetes dapat mengalami risiko kardiovaskular tanpa gejala yang nyata," ujarnya. Ia menegaskan pemeriksaan kesehatan berkala tidak boleh diabaikan meski pasien merasa sehat.

Prof. Yudi menjelaskan diabetes juga mempercepat aterosklerosis atau penumpukan plak pada pembuluh darah. Kondisi tersebut meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Menurutnya, LDL-C atau kolesterol jahat berperan besar dalam pembentukan plak. Karena itu, pasien perlu mengendalikan kadar LDL-C sejak dini.

Ia memperkenalkan pesan kampanye pencegahan penyakit kardiovaskular Daewoong, yaitu "The Sooner, The Lower, The Better". Pesan tersebut menekankan pentingnya menurunkan LDL-C hingga target yang direkomendasikan tenaga kesehatan.

Dokter spesialis penyakit dalam, Dr. dr. Soebagijo Adi Soelistijo, mengingatkan bahaya penyakit ginjal akibat diabetes. Kerusakan ginjal sering berkembang tanpa gejala pada tahap awal.

"Kadar gula darah yang terus tinggi dapat merusak jaringan ginjal secara bertahap," katanya. Ia meminta pasien melakukan pemeriksaan ginjal secara proaktif sebelum gejala muncul.

Dr. Soebagijo menyebut tiga pemeriksaan penting bagi pasien diabetes, yaitu HbA1c, UACR, dan eGFR. Pemeriksaan tersebut membantu memantau gula darah dan fungsi ginjal secara menyeluruh.

Direktur Siloam Hospitals Surabaya, dr. Maria Magdalena Padmidewi, mengatakan edukasi menjadi bagian penting pencegahan komplikasi diabetes. Menurutnya, pasien perlu memahami dampak diabetes terhadap kualitas hidup secara keseluruhan.

"Siloam Hospitals Surabaya berkomitmen mendukung diagnosis dini dan edukasi pasien," ujarnya.

Rumah sakit juga menyediakan layanan terpadu melalui tim dokter multidisiplin dan fasilitas medis komprehensif.

Head of Daewoong Pharmaceutical Indonesia Business Division, Baik In-hyun, mengatakan edukasi kesehatan merupakan komitmen jangka panjang perusahaan. Daewoong juga menyiapkan peluncuran terapi diabetes tipe 2 enavogliflozin setelah memperoleh persetujuan BPOM RI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....