Air Panas atau Hangat vs Air Dingin untuk Mandi: Mana yang Lebih Baik?
- 10 Apr 2026 14:00 WIB
- Surabaya
RRI.CO.ID, Surabaya – Salah satu aktivitas harian yang selalu rutin dilakukan baik pagi dan sore adalah aktivitas mandi. Tidak hanya bertujuan untuk menjaga kebersihan, mandi juga memberikan efek fisiologis bagi tubuh. Namun dikalangan masyarakat masih sering diperdebatkan yaitu pilihan antara mandi air panas (hangat) atau air dingin.
Apa yang sebanarnya menjadi pengaru atau perbedaan mandi dengan menggunakan air panas atau air idngin? suhu air lah yang membedakan kedua hal tersebut. Suhu air ketika digunakan untuk mandi memiliki efek berbeda terhadap tubuh dan sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tubuh serta tujuan kesehatan.
Selain itu, ternyata diantara mandi air hangat atau air dingin juga memberikan manfaat-manfaat tertentu. Mengutip dari website keslan.kemkes.go.id dijelaskan manfaat utama mandi bagi manusia sebagai berikut:
Mandi air hangat dapat membantu tidur menjadi lebih nyenyak: ini berarti air hangat membantu tubuh menjadi lebih rileks sehingga mempermudah tidur, terutama jika dilakukan 1-2 jam sebelum tidur.
Mandi air hangat dapat meredakan nyeri otot: ini berarti air hangat membantu mengurangi ketegangan otot dan meningkatkan kenyamanan setelah aktivitas.
Mandi air hangat ternyata dapat membantu memperlancar pernapasan saat pilek: hal ini berarti uap air hangat dapat membantu melegakan saluran napas.
Mandi air hangat ternyata dapat meningkatkan sirkulasi darah: terapi air hangat (hidroterapi) dapat Walaupun tidak dibahas secara khusus dalam satu artikel, Kemenkes juga menjelaskan efek air dingin dalam konteks kesehatan dan aktivitas mandi.
Ternyata, selain mandi air panas atau hangat yang memiliki manfaat utama, mandi air dingin pun juga memiliki manfaat utama, seperti dilansir dari website keslan.kemkes.go.id berikut manfaat mandi air dingin:
Mandi dengan air dingin bisa menyegarkan tubuh dan meningkatkan mood
atau suasana hati: mandi air dingin dapat merangsang hormon yang membantu memperbaiki suasana hati.
Mandi dengan air dingin dapat membantu pemulihan otot
Dalam terapi air, air dingin digunakan untuk meredakan nyeri akut dan peradangan.
Mandi dengan air dingin bisa meningkatkan respons tubuh: air dingin yang dugunakan untuk mandi dapat memberikan stimulasi pada tubuh sehingga terasa lebih segar setelah mandi.
Dibalik beberapa manfaat yang diberikan dengan mandi air hangat maupun air dingin, ternyata tetap ada beberapa risiko yang wajib diwaspadai yaitu: mandi dengan menggunakan air panas dapat menyebabkan kulit kering jika dilakukan terlalu sering, dan mandi menggunakan air panas disarankan tidak terlalu panas namun hangat-hangat kuku.
Mandi air dingin juga sebaiknya dilakukan di waktu-waktu tertentu. Mandi pada waktu malam hari dengan air dingin dapat membuat tubuh lebih rentan terhadap gangguan kesehatan tertentu. Kemudian tidak dianjurkan saat kondisi tubuh tidak fit (misalnya malam hari atau saat tubuh lelah) serta mandi air dingin juga dapat memicu ketidaknyamanan jika digunakan tidak sesuai kondisi tubuh
Sehingga Air hangat cocok untuk memberikan relaksasi, mengurangi pegal, dan membantu tidur. Sedangkan Air dingin cocok untuk menyegarkan tubuh dan pemulihan otot. Selain itu mandi minimal 2 kali sehari untuk menjaga kebersihan dan ketika kehujanan atau tubuh dingin, disarankan mandi air hangat. Tidak ada pilihan yang paling baik secara mutlak antara mandi air panas atau hangat dan mandi dengan air dingin.
Pilihan terbaik adalah menyesuaikan suhu air dengan kondisi tubuh masing-masing orang karena yang memahami kondisi tubuh adalah individu itu sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....