Susah BAB, ini Jurus Jitu Mengatasinya

  • 19 Agt 2026 12:54 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Merasa perut begah dan tidak nyaman karena sudah beberapa hari tidak bisa buang air besar? Anda mungkin mengalami sembelit atau konstipasi, yaitu kondisi di mana frekuensi buang air besar menjadi kurang dari tiga kali dalam seminggu. Kondisi ini ditandai dengan tinja yang keras, kering, dan sulit dikeluarkan, sehingga membuat aktivitas sehari-hari terasa terganggu. Namun jangan khawatir, ada beberapa jurus jitu yang bisa Anda terapkan untuk mengatasi masalah ini.

Langkah paling utama untuk mengatasi susah BAB adalah dengan mencukupi kebutuhan cairan tubuh. Minum air putih yang cukup membantu menjaga tinja tetap lunak dan lebih mudah melewati usus, mencegah dehidrasi yang sering menjadi pemicu sembelit. Sebaliknya, kekurangan cairan justru membuat usus menyerap lebih banyak air dari sisa makanan, sehingga feses mengeras dan sulit dikeluarkan. Melansir keslan.kemkes.go.id, konsumsi air putih hangat secara rutin dapat membantu meningkatkan fungsi usus dan mencegah konstipasi.

Selain air putih, meningkatkan asupan serat dari makanan sehari-hari juga sangat penting untuk melancarkan pencernaan. Serat membantu menambah volume pada tinja dan merangsang gerakan usus agar lebih aktif, sehingga proses pembuangan menjadi lebih lancar. Perbanyak konsumsi sayuran hijau seperti bayam dan brokoli, buah-buahan seperti pepaya dan apel, serta kacang-kacangan dan biji-bijian utuh.

Aktivitas fisik yang cukup juga berperan besar dalam merangsang pergerakan usus. Olahraga ringan seperti berjalan kaki, jogging, atau bersepeda selama 30 menit setiap hari dapat membantu mendorong tinja melalui sistem pencernaan. Gaya hidup yang kurang gerak justru dapat memperlambat pergerakan usus dan memperparah sembelit. Jadi, sempatkanlah bergerak aktif setiap hari untuk menjaga kesehatan pencernaan.

Posisi saat buang air besar ternyata juga memengaruhi kelancaran proses BAB. Posisi jongkok dianggap lebih alami karena meluruskan saluran pencernaan dan memudahkan tinja keluar. Jika menggunakan toilet duduk, Anda bisa meniru efek ini dengan meletakkan bangku kecil di bawah kaki untuk menciptakan sudut yang lebih baik. Posisi ini membantu otot panggul rileks dan mengurangi tekanan pada usus besar.

Selain itu, perbanyak konsumsi makanan yang mengandung probiotik seperti yogurt, tempe, dan kefir untuk menjaga keseimbangan bakteri baik di usus. Bakteri baik ini membantu memecah makanan dan melawan bakteri jahat, sehingga dapat mencegah sembelit dan masalah pencernaan lainnya. Dengan pola makan yang seimbang dan gaya hidup sehat, masalah susah BAB dapat diatasi secara efektif.

Jika keluhan susah BAB berlangsung lebih dari dua minggu atau disertai gejala seperti sakit perut hebat, perdarahan pada tinja, atau penurunan berat badan tanpa sebab jelas, segera konsultasikan dengan dokter. Penanganan medis yang tepat mungkin diperlukan untuk mengatasi penyebab yang lebih serius. Namun, untuk sebagian besar kasus, perubahan gaya hidup sederhana sudah cukup untuk membuat buang air besar kembali lancar dan perut terasa nyaman kembali.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....