Paskibraka Surabaya Disiapkan Jadi Duta Kampung Pancasila 2027

  • 18 Agt 2026 17:20 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Paskibraka Surabaya disiapkan menjadi Duta Kampung Pancasila 2027. Sejak 2022-2026 terdapat sekitar lima angkatan, masing-masing sekitar 100 anggota.
  • Paskibraka didorong menjadi pelopor keamanan, kebersamaan, dan kekeluargaan. Pendidikan Paskibraka tidak hanya membentuk fisik, tetapi juga mental dan kepemimpinan.
  • Pemkot berharap Paskibraka menjadi kekuatan pemuda dalam menjaga nilai Pancasila.

RRI.CO.ID, Surabaya - Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyiapkan ratusan anggota Paskibraka menjadi Duta Kampung Pancasila pada 2027. Rencana tersebut disampaikan setelah para anggota Paskibraka Kota Surabaya Tahun 2026 menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih.

Eri ingin semangat dan nilai yang diperoleh selama pelatihan terus dibawa ke tengah masyarakat. “Saya ingin nanti Paskibraka ini menjadi Duta Kampung Pancasila. Saya ingin Surabaya dipenuhi oleh pemuda, Surabaya dijaga oleh pemuda, dan Surabaya dipertahankan oleh para pemuda,” kata Eri.

Menurut Eri, Paskibraka bukan sekadar pasukan pengibar bendera. Para anggotanya ditempa dengan kedisiplinan, kepemimpinan, kekompakan, serta kemampuan saling menghargai dan menguatkan.

Ia menyebut, sejak 2022 hingga 2026 terdapat sekitar lima angkatan Paskibraka Surabaya dengan jumlah sekitar 100 anggota setiap angkatan. Potensi tersebut dinilai dapat menjadi kekuatan pemuda untuk menjaga nilai-nilai Pancasila di masyarakat.

“Ketika kalian kembali ke rumah masing-masing, semangat Paskibraka jangan pernah luntur. Jadilah pemuda yang berani menjadi pelopor untuk mempertahankan kemerdekaan, menjaga keamanan, kebersamaan, dan kekeluargaan di Kota Surabaya,” ujarnya.

Eri mengatakan, pendidikan dan pelatihan selama sekitar dua pekan tidak hanya membentuk kemampuan fisik, tetapi juga mental para anggota. Mereka dilatih memahami karakter, saling mengingatkan ketika melakukan kesalahan, serta menguatkan saat menghadapi kesulitan.

“Yang paling penting bukan hanya fisiknya, tetapi mental. Bagaimana kalian saling menghargai, memahami karakter satu sama lain, saling mengingatkan ketika ada kesalahan, dan saling menguatkan ketika ada yang terjatuh,” tuturnya.

Ia berharap pengalaman tersebut menjadi bekal para Paskibraka untuk tumbuh sebagai pemimpin masa depan. Menurutnya, pengalaman menjadi Paskibraka merupakan langkah awal membentuk generasi muda bermental kuat dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Pemimpin itu bukan orang yang merasa paling hebat atau paling baik. Pemimpin adalah orang yang mampu membangun tim yang kuat dan besar,” tegasnya.

Perwakilan Paskibraka putri Surabaya 2026, Adeline Jessica Wijaya, menyampaikan terima kasih kepada Pemkot Surabaya dan seluruh pihak yang mendampingi proses pendidikan serta pelatihan. Ia berharap Paskibraka Surabaya dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif.

“Kami meminta doa dan restu agar Paskibraka Kota Surabaya 2026 dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi Kota Surabaya dan Indonesia,” kata Adeline.

Perwakilan Paskibraka putra, Rafka Fairuz Hasan, turut mengapresiasi dukungan Pemkot Surabaya selama pemusatan pendidikan dan pelatihan. Ia menyampaikan terima kasih kepada Wali Kota dan seluruh jajaran Pemkot Surabaya atas dukungan yang diberikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....