Pemkot Surabaya Tingkatkan Fasilitas Publik, Penerangan hingga Toilet Taman Dipe

  • 11 Sep 2026 14:25 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Pemkot Surabaya via DLH cek Taman Prestasi, Apsari, dan Bungkul. Fokus perbaiki lampu taman, tanaman layu, area bermain anak, toilet, dan tempat sampah agar nyaman untuk bermain, olahraga, dan kumpul warga.
  • Warga Taman Prestasi minta tambah penerangan area bermain agar mudah dipantau orang tua. Warga Taman Apsari minta toilet dan kursi duduk. Taman Ekspresi dilaporkan ada kabel fiber optik menjuntai berbahaya via hotline Wali Kota.
  • Wali Kota Eri Cahyadi dan Kadis DLH M Fikser minta warga ikut jaga kebersihan, tidak merokok di area anak, dan rawat fasilitas. Taman sudah disiapkan Pemkot sebagai ruang publik nyaman untuk semua kalangan.

RRI.CO.ID, Surabaya - Pemkot Surabaya terus meningkatkan kualitas ruang terbuka publik dengan menambah fasilitas taman. Evaluasi berkala dilakukan agar taman nyaman untuk bermain, olahraga, dan aktivitas sosial warga.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan jajaran Dinas Lingkungan Hidup terus mengevaluasi progres perbaikan fasilitas taman. Sejumlah kekurangan seperti lampu, tanaman layu, area bermain, dan kebersihan kamar mandi dibenahi bertahap.

"Sejumlah kekurangan, seperti lampu taman, tanaman yang layu, area bermain anak, kebersihan kamar mandi, hingga tempat sampah, terus dibenahi secara bertahap," ujar Wali Kota Eri. Pembenahan diarahkan agar taman menjadi ruang publik nyaman bagi semua kelompok.

"Intinya, Pemkot Surabaya ingin taman-taman ini menjadi ruang publik yang nyaman," tuturnya. "Sehingga orang tua dapat mengajak anak-anak bermain, sementara anak-anak muda bisa berkumpul dan berdiskusi," tambahnya.

Wali Kota Eri juga meminta warga ikut menjaga fasilitas dan kebersihan taman kota. "Saya juga meminta tolong kepada warga untuk bersama-sama menjaga kebersihan taman," pesannya.

Sementara itu, Kepala DLH Kota Surabaya M Fikser mengatakan telah mengecek tiga taman. "Minggu lalu kita ke tiga taman, Taman Prestasi, Taman Apsari dan Taman Bungkul," ujar Fikser.

Fikser menyebut secara keseluruhan pekerjaan di sejumlah taman tersebut telah rampung. Namun fasilitas yang baru ditanam masih butuh waktu agar optimal.

"Karena memang baru ditanam, jadi memang perlu proses. Tapi secara keseluruhan sudah selesai," kata dia. Pengecekan juga dilakukan terhadap fasilitas permainan anak yang masih dalam penyelesaian.

"Kita juga cek beberapa mainan. Memang ada yang masih dipasang karena desain lantainya belum sesuai warna," imbuhnya. Evaluasi juga dilakukan dengan mendengar masukan masyarakat pengguna taman tersebut.

Di Taman Prestasi, warga mengusulkan penambahan penerangan di area permainan anak. "Mereka ada masukan yang bagus kalau di Taman Prestasi tempat mainan perlu penerangan. Sehingga orang tua bisa memantaunya lebih jelas," tambahnya.

Di Taman Apsari, kebersihan mulai membaik dan dimanfaatkan warga untuk arisan dan olahraga. Warga di Taman Apsari juga menanyakan keberadaan toilet dan mengusulkan penambahan tempat duduk.

"Mereka menanyakan apa ada toilet. Kami akan bangun toilet di sana," kata dia.

Pengecekan di Taman Bungkul menyasar fasilitas kamar mandi yang menjadi perhatian warga. "Taman Bungkul kita cek di kamar mandi. Kemarin itu menjadi titik beratnya di kamar mandi," katanya.

Adapun Taman Ekspresi mendapat laporan kabel fiber optik menjuntai berbahaya hingga mengganggu aktivitas. "Di Taman Ekspresi ada laporan masuk ke hotline Pak Wali Kota terkait kabel fiber optik," kata Fikser.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....