Dana Gen Z Rp5 Juta per RW Surabaya Didorong Jadi Modal Usaha
- 11 Sep 2026 17:53 WIB
- Surabaya
Poin Utama
- Pemkot Surabaya alokasikan Rp5 juta per RW per bulan untuk Gen Z sebagai modal usaha produktif bukan seremonial.
- Wali Kota Eri Cahyadi dorong usaha berkelanjutan seperti laundry untuk Horeka dengan perencanaan dan metode kerja jelas.
- Program bersama DPRD bertujuan gerakkan ekonomi pemuda, ciptakan penghasilan mandiri dan tekan angka pengangguran Surabaya.
RRI.CO.ID, Surabaya - Pemerintah Kota Surabaya mendorong pemanfaatan anggaran Generasi Z di tingkat Rukun Warga tidak berhenti seremonial produktif berkelanjutan. Anggaran sebesar Rp5 juta per bulan per RW diarahkan menjadi modal produktif penggerak ekonomi pemuda Surabaya mandiri kreatif.
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengatakan pelaksanaan program tersebut masih tahap pembelajaran awal bagi pemuda Surabaya saat ini. Karena itu anggaran tidak diarahkan untuk kegiatan seremonial kepanitiaan melainkan aktivitas ekonomi berkelanjutan produktif dan berpenghasilan.
"Jadi, kita memang tidak memberikan anggaran ini untuk kegiatan yang bersifat kepanitiaan tapi menggerakkan penghasilan ekonomi. Tapi yang bersifat bagaimana bisa menggerakkan penghasilan, ekonomi, dan punya penghasilan," ujar Wali Kota Eri Jumat, 11 September 2026.
Sejumlah kegiatan yang digagas anak muda telah berjalan di sejumlah kelurahan dan kecamatan Surabaya saat ini berjalan. Pemkot Surabaya bersama DPRD juga terus mendorong agar pemanfaatan anggaran tersebut berkembang memberikan manfaat pemuda berkelanjutan.
"Banyak yang sudah berjalan Ada di banyak kelurahan kecamatan, sehingga ini masih ada waktu katanya Surabaya," katanya. Wali Kota Eri menekankan program diarahkan agar anak muda berani membangun usaha bukan anggaran honor kepanitiaan seremonial.
"Bagaimana dia bisa memanfaatkan untuk sebuah keberlanjutan perekonomian yang bisa mendapatkan penghasilan untuk mereka. Jadi, kita tetap mendorong terus sehingga insyaallah nanti itu bisa dimanfaatkan tutur Cak Eri Surabaya" katanya.
Salah satu peluang usaha yang dikembangkan yakni kerja sama dengan sektor hotel restoran dan kafe Horeka Surabaya. Cak Eri menyebut pembicaraan telah dilakukan dengan kelompok Gen Z beberapa kecamatan untuk pengembangan usaha laundry modern.
Sudah ada pembicaraan dengan Horeka dari beberapa teman-teman Gen Z yang ada di beberapa kecamatan Surabaya. "Semoga mereka bisa nanti memegang laundry-nya, bisa memegang yang titik lain membeli alat sesuai standar Horeka," ujarnya.
Selain itu Cak Eri menggarisbawahi pemanfaatan anggaran harus disertai perencanaan jelas metode kerja terukur dan akuntabel. Pemuda pengaju penggunaan anggaran perlu memiliki metode kerja dan rencana usaha agar menghasilkan pendapatan berkelanjutan mandiri.
"Jadi mereka harus punya metode kerja, punya rencana kerja, dan setelah itu bisa membuat perubahan bisnisnya berkelanjutan. Sehingga dia bisa melakukan bisnis itu dan ada pendapatan ujarnya menjelaskan skema keberlanjutan usaha pemuda" kata Eri Cahyadi.
Karenanya Cak Eri menekankan program berorientasi menggerakkan ekonomi pemuda sekaligus mengurangi pengangguran di Surabaya secara berkelanjutan. "Maka kita harus mengubah cara mindset, mengubah cara berpikir bahwa uang yang diberikan bukan hanya untuk kegiatan seremonial," ujarnya, mengakhiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....