Polisi Luruskan Takada Terduga Pelaku Pencuri Laban Tewas
- 20 Des 2025 16:15 WIB
- Surabaya
KBRN, Sidoarjo: Kepolisian memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam peristiwa penangkapan enam terduga pelaku pencurian kayu labang atau pintu air tambak di Desa Segoro Tambak, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo. Klarifikasi ini disampaikan untuk meluruskan informasi sebelumnya yang menyebutkan adanya dua pelaku tewas.
Kapolsek Sedati, Iptu Masyita, menegaskan seluruh terduga pelaku saat ini masih hidup dan tengah menjalani perawatan medis.
“Informasi yang menyebut ada pelaku meninggal dunia itu tidak benar. Enam orang terduga pelaku masih hidup dan sedang dirawat di Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Sabhara Porong,” ujar Iptu Masyita saat dikonfirmasi, Sabtu (20/12/2025).
Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat sore sekitar pukul 17.00 WIB di area tambak Desa Segoro Tambak. Keenam terduga pelaku diamankan warga setelah tertangkap basah diduga mencuri kayu labang.
Akibat amuk massa, dua orang mengalami kondisi kritis, sementara empat lainnya menderita luka parah.
Menurut Masyita, pihak kepolisian saat ini fokus pada penanganan medis para pelaku sebelum dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kami menunggu kondisi mereka stabil untuk proses penyelidikan dan pemeriksaan hukum lebih lanjut,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Segoro Tambak, Anik Mahmudah, menyebut keenam terduga pelaku diduga merupakan komplotan pencuri kayu labang yang sudah lama meresahkan warga tambak.
“Mereka ini diduga sering melakukan pencurian pintu air tambak. Kerugiannya sudah puluhan juta rupiah karena kayu yang diambil jenis trembesi,” kata Anik.
| Baca juga: Pelaku Bobol TK Rungkut Demi Mudik Diringkus |
Ia mengungkapkan aksi pencurian tidak hanya terjadi di wilayah Segoro Tambak, tetapi juga merambah ke sejumlah desa lain seperti Tambak Kemuning, Tambak Cemandi, hingga wilayah Porong.
Anik menambahkan, warga sebelumnya enggan melakukan penangkapan karena adanya informasi bahwa pelaku membawa senjata berbahaya.
“Warga takut karena informasinya mereka membawa bondet. Baru sore itu warga berani bergerak setelah jumlahnya cukup banyak,” ujarnya.
Dari enam orang yang diamankan, dua pelaku lainnya diduga menunggu di perahu dan masih dalam pencarian. Indikasi awal, para pelaku berasal dari luar daerah, namun hal tersebut masih didalami aparat kepolisian.
Hingga kini, kasus pencurian kayu labang tersebut masih ditangani Polsek Sedati dengan pengamanan ketat di rumah sakit untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....