Tiga Karakter yang Memudahkan Hisab dan Menjadi Sebab Masuk Surga

  • 04 Okt 2026 10:52 WIB
  •  Surabaya

RRI.CO.ID, Surabaya - Setiap Muslim tentu mendambakan kehidupan akhirat yang baik, termasuk mendapatkan kemudahan saat menghadapi hisab dan memperoleh rahmat Allah SWT untuk masuk surga. Ketua PCNU Sidoarjo sekaligus Dewan Penasehat Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia BKPRMI Kabupaten Sidoarjo, K.H. Zainul Abidin, M.Pd., menjelaskan terdapat tiga karakter yang perlu ditanamkan dalam kehidupan seorang Muslim sebagai bagian dari upaya mempersiapkan diri menghadapi kehidupan akhirat.

Tiga karakter tersebut adalah memberi kepada orang yang tidak pernah memberi, memaafkan orang yang berbuat zalim, serta menyambung silaturahmi dengan orang yang memutus hubungan. “Rasulullah SAW mengajarkan tiga sifat yang apabila dimiliki seseorang, Allah akan memberikan kemudahan dalam hisab dan memasukkannya ke dalam surga dengan rahmat-Nya,” ujar K.H. Zainul Abidin saat berbincang dengan RRI Surabaya dalam program Mutiara Pagi, Minggu 4 Oktober 2026..

Menurutnya, karakter pertama adalah kemampuan untuk tetap memberi kepada orang yang tidak pernah memberikan sesuatu kepadanya. Sikap tersebut membutuhkan keikhlasan karena seseorang tidak menjadikan balasan dari manusia sebagai alasan dalam berbuat baik.

“Memberi kepada orang yang pernah memberi kepada kita itu relatif mudah. Tetapi memberi kepada orang yang tidak pernah memberi, bahkan mungkin tidak menghargai kita, membutuhkan keikhlasan dan kelapangan hati,” jelasnya.

Ia menambahkan, karakter tersebut mengajarkan umat Islam untuk tidak menjadikan kebaikan sebagai transaksi. Seorang Muslim hendaknya berbuat baik karena mengharapkan ridha Allah SWT.

Karakter kedua adalah memaafkan orang yang telah berbuat zalim atau menyakiti diri kita. K.H. Zainul Abidin menilai, memaafkan bukan berarti membenarkan kesalahan orang lain, melainkan kemampuan seseorang mengendalikan ego dan memberikan ruang bagi terciptanya perdamaian.

“Orang yang mampu memaafkan menunjukkan bahwa dirinya tidak dikuasai oleh dendam. Memaafkan memang berat, tetapi di situlah letak kemuliaan akhlak seorang Muslim,” katanya.

Menurutnya, budaya saling memaafkan juga penting diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Perselisihan yang tidak segera diselesaikan dapat berkembang menjadi permusuhan dan memutus hubungan antarsesama.

Karakter ketiga, adalah menyambung silaturahmi dengan orang yang justru memutus hubungan. “Kalau orang yang baik kepada kita kemudian kita balas dengan kebaikan, itu hal yang biasa. Tetapi ketika ada orang yang memutus hubungan, kemudian kita tetap berusaha menyambung silaturahmi, itulah akhlak yang membutuhkan kesabaran dan keikhlasan,” tuturnya.

K.H. Zainul Abidin menegaskan, ketiga karakter tersebut tidak cukup hanya dipahami sebagai teori, tetapi harus dibiasakan dalam kehidupan sehari-hari. Di lingkungan keluarga, misalnya, umat Islam dapat membiasakan diri saling memaafkan dan menjaga komunikasi.

Di tengah masyarakat, sikap saling membantu, menghormati, serta menjaga silaturahmi juga menjadi bagian penting dari penerapan akhlak tersebut. “Jangan sampai kita hanya rajin beribadah secara ritual, tetapi hubungan kita dengan sesama manusia masih dipenuhi dendam, permusuhan, dan memutus silaturahmi. Kesalehan itu harus tercermin dalam akhlak,”ucapnya.

Ia mengingatkan, persoalan hisab merupakan perkara akhirat yang tidak boleh dianggap ringan. Setiap amal manusia akan mendapatkan balasan, sementara keselamatan pada akhirnya tetap berada dalam rahmat Allah SWT.

Karena itu, menurutnya, memperbaiki hubungan dengan Allah sekaligus memperbaiki hubungan dengan sesama manusia harus menjadi bagian dari persiapan setiap Muslim.

“Mulai sekarang mari kita belajar memberi tanpa menunggu dibalas, memaafkan meskipun pernah disakiti, dan menyambung silaturahmi meskipun orang lain pernah menjauhi kita. Semoga dengan akhlak tersebut Allah memberikan kita hisab yang mudah dan memasukkan kita ke dalam surga dengan rahmat-Nya,” ujar K.H. Zainul Abidin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....