Sekolah Rakyat Surabaya Perkuat Karakter dan Kedisiplinan Siswa

  • 02 Okt 2026 12:38 WIB
  •  Surabaya
Poin Utama
  • Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya menempatkan pembentukan karakter dan kedisiplinan sebagai perhatian utama siswa.
  • Sebanyak 350 siswa mengikuti pendidikan dengan dukungan fasilitas pembelajaran dan kehidupan asrama.
  • Orang tua menilai pendidikan gratis di Sekolah Rakyat membantu meringankan beban keluarga dan mendukung cita-cita anak.

RRI.CO.ID, Surabaya - Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya tidak hanya menekankan pembelajaran akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kedisiplinan siswa. Pembiasaan tersebut dilakukan melalui kegiatan belajar, aktivitas bersama, hingga kehidupan siswa selama berada di lingkungan asrama.

Humas Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya, Febri Lukman Hakim, mengatakan pembentukan karakter menjadi salah satu perhatian utama sekolah. Hal itu karena siswa mengikuti kegiatan pendidikan sekaligus kehidupan di asrama.

“Yang paling diperhatikan oleh pihak sekolah adalah karakter dan kedisiplinan anak-anak. Karena mereka sebelumnya bisa dikatakan kurang perhatian, ya. Ketika di sini kita perhatikan lebih karena sekolah kita berasrama. Jadi kegiatan full seharian di sekolah sama asrama. Ya, jadi kita lebih ke pembinaan karakter dan kedisiplinan anak-anak,” ungkapnya, Rabu, 30 September 2026.

Pembinaan karakter diterapkan melalui sejumlah kegiatan rutin. Siswa mengikuti apel pada Senin, Selasa, dan Kamis sebelum pembelajaran, sedangkan Rabu dan Jumat diisi dengan senam Indonesia Anak Hebat.

Kedisiplinan juga dibangun melalui pembiasaan dalam aktivitas sehari-hari, termasuk saat siswa hendak mengikuti salat berjemaah. Sekolah juga melakukan evaluasi secara bertahap untuk menciptakan pembelajaran yang nyaman, tertib, dan sesuai dengan kebutuhan siswa.

Dalam proses pembelajaran, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya menerapkan pendekatan diferensiasi. Pendekatan ini disesuaikan dengan latar belakang, kemampuan, dan karakter belajar siswa, baik secara visual, auditori, maupun kinestetik.

Per 24 September 2026, Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya memiliki 350 siswa dari tiga jenjang pendidikan. Rinciannya, 26 siswa SD, 111 siswa SMP, 115 siswa kelas 10 SMA, dan 98 siswa kelas 11 SMA.

Dari sisi fasilitas, sekolah mendapat dukungan berbagai sarana pembelajaran. Fasilitas tersebut antara lain empat smartboard, proyektor, layar LCD, kamera, tripod, serta laboratorium fisika, kimia, biologi, dan bahasa.

Sekolah juga memiliki perpustakaan untuk menunjang kegiatan belajar siswa. Berbagai fasilitas tersebut mendukung proses pembelajaran siswa selama mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat.

Guru Bahasa Inggris Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Surabaya, Dwi Prasetyo, menilai keberadaan Sekolah Rakyat membantu siswa dari kelompok desil 1 dan 2 mendapatkan akses terhadap berbagai kebutuhan pendidikan.

“Tanggapan saya di Sekolah Rakyat ini sangat luar biasa karena di Sekolah Rakyat ini muridnya berasal dari desil 1 dan desil 2 yang itu membuat anak-anak jadi terfasilitasi, apa pun sarana prasarananya, mulai dari seragam, setelah itu ATK dan lainnya. Jadi itu sangat membantu sekali, tanggapan saya terkait program Sekolah Rakyat ini,” katanya.

Pengalaman positif juga dirasakan orang tua siswa. Sumaya, salah satu wali siswa, mengatakan anaknya merasa nyaman mengikuti pendidikan di Sekolah Rakyat dan aktif dalam sejumlah kegiatan, seperti Paskibraka, cerdas cermat, BTQ, dan basket.

“Anak saya itu betah di sana. Fasilitasnya terjamin, semua serba gratis. Alhamdulillah, meringankan saya,” ujarnya.

Sumaya berharap pendidikan yang dijalani anaknya di Sekolah Rakyat dapat terus berkembang. Ia juga berharap pendidikan tersebut membantu anaknya mencapai cita-cita dan melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. (Munisa)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....