BPBD Majalengka Siapkan Langkah Konstruktif Hadapi Ancaman Bencana

  • 15 Des 2024 12:30 WIB
  •  Cirebon

KBRN, Majalengka: Curah hujan dibeberapa wilayah cukup tinggi, bahkan bencana yang besar terjadi di sejumlah daerah seperti Sukabumi, Cianjur, Subang dan Sumedang.

Menindaklanjuti Surat Edaran Menteri Dalam Negeri yang ditujukan kepada Gubernur dan diteruskan kembali melalui Surat Edaran kepada bupati dan walikota, Pemerintah Kabupaten Majalengka melakukan rapat bersama.

Plt. Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Kabupaten Majalengka, Rachmat Kartono mengatakan Penjabat Bupati Majalengka telah mengumpulkan berbagai pihak diantaranya BPBD dan Satpol PP, serta Forkopimda untuk melakukan langkah-langkah antisipasi kesiapsiagaan termasuk menghadapi natal 2024 dan tahun baru 2025.

"Kesigapan kami dalam menghadapi bencana hidrometeorologi ini sebenarnya kontinuitas sudah kita lakukan. Dari mulai persiapan kemarin menjelang pemilu kemudian disambung hari ini. Karena intensitas hujan kami sudah prediktif dengan BMKG khususnya diwilayah Majalengka itu Desember sampai dengan fase Januari cukup tinggi, sehingga langkah - langkah konstruktif sudah kami lakukan," katanya kepada rri.co.id, Minggu (15/12/24).

Langkah konstruktif yang dilakukan tersebut, menurut Rachmat, baik itu konsolidasi dengan TNI dan semua stakeholder terkait lainnya. Diantaranya Gladi PTQ yaitu Kesiapsiagaan perencanaan pada saat terjadi suatu bencana.

Rachmat Kartono mengungkapkan morfologi wilayah Kabupaten Majalengka terdapat dataran tinggi yang curam, bergelombang dan datar menjadi potensi ancaman bencana. Menurutnya untuk didaerah Kabupaten Majalengka bagian atas pada saat hidrometerologi basah sekarang, curah hujan akan semakin tinggi.

Bahkan bagian selatan Majalengka diprediksi untuk curah hujan sangat tinggi dengan ancaman bencana longsor dan pergerakan tanah.Kemudian daerah utara dengan morfologi wilayah datar dengan ancaman banjir karena dilintasi dengan sungai yang besar.

"Potensi kebencanaan itu harus maksimal diantisipasi oleh semua pihak termasuk masyarakat," ucapnya mengakhiri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....