Berbaik Sangka kepada Allah Kunci Hidup Bahagia
- 07 Okt 2026 09:16 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Penyuluh Agama Islam Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep, Ustadz Zainullah, menegaskan pentingnya menjaga kebersihan hati melalui sifat husnuzan atau berbaik sangka. Ia menjelaskan bahwa berbaik sangka kepada Allah SWT merupakan salah satu kewajiban hati yang mendasari kebahagiaan hidup seorang hamba.
Ustadz Zainullah mengutip hadis qudsi yang menyebutkan bahwa Allah SWT senantiasa bertindak sesuai dengan prasangka hambanya. Jika seorang muslim meyakini ketetapan Allah penuh dengan hikmah dan kasih sayang, maka ketenangan serta kebahagiaan hidup akan senantiasa menyertainya.
“Sebaliknya, sikap berburuk sangka hanya akan melahirkan kebingungan dan memperkeruh ketentraman batin dalam menghadapi dinamika kehidupan,” ujarnya, Rabu, 7 Oktober 2026.
Lebih lanjut, ia menekankan bahwa prasangka baik harus diimbangi dengan sikap roja’ (harapan) dan khauf (rasa takut). Setiap hamba diimbau untuk tidak terjebak dalam optimisme berlebihan yang memicu rasa abaikan kewajiban dan dosa.
“Keseimbangan antara rasa optimis terhadap ampunan Allah dan rasa takut akan siksanya menjadi fondasi utama dalam menjaga konsistensi (istiqamah) beribadah,” katanya.
Sebagai penutup, Ustadz Zainullah mengingatkan bahwa melatih hati untuk selalu berbaik sangka memerlukan proses dan doa yang konsisten. Mengingat sifat hati (qalb) yang mudah berbolak-balik, umat Islam diajarkan untuk senantiasa memohon perlindungan dari keburukan pendengaran, penglihatan, dan prasangka agar kehidupan bermasyarakat tetap tenteram.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....