Pemkab Sumenep Dorong Santri Jadi Wirausaha Muda
- 07 Okt 2026 11:17 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep terus mendorong kemandirian generasi muda melalui pengembangan keterampilan kewirausahaan di lingkungan pondok pesantren.
Upaya tersebut diwujudkan melalui Program Wirausaha Santri 2026 yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar).
Program tersebut menyasar santri, santriwati, serta alumni pondok pesantren dengan memberikan pengetahuan dan keterampilan yang dapat menjadi bekal dalam merintis maupun mengembangkan usaha.
Wakil Bupati Sumenep, KH. Imam Hasyim, mengatakan program tersebut dirancang agar santri memiliki kemampuan yang lebih beragam, tidak hanya dalam bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga keterampilan ekonomi.
“Program Wirausaha Santri merupakan salah satu langkah untuk menyiapkan generasi muda yang mandiri, kreatif, serta mampu melihat dan memanfaatkan peluang usaha, termasuk melalui perkembangan teknologi digital,” ujar Imam Hasyim saat Peluncuran Wirausaha Santri 2026 di Pondok Pesantren Ar-Ruhama Karduluk, Selasa 6 Oktober 2026.
Menurutnya, lingkungan pesantren memiliki potensi besar untuk melahirkan pelaku usaha baru. Kreativitas dan potensi yang dimiliki santri dapat dikembangkan menjadi produk maupun layanan yang memiliki nilai ekonomi.
Ia berharap santri mampu mengidentifikasi potensi di lingkungan sekitarnya, kemudian mengembangkannya menjadi ide usaha yang memberikan manfaat bagi diri sendiri, keluarga, pesantren, hingga masyarakat.
“Santri jangan hanya diarahkan menjadi pencari kerja, tetapi juga harus dipersiapkan menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Dengan demikian, keberhasilan usaha yang dibangun santri dapat memberikan dampak ekonomi bagi lingkungan sekitarnya,” katanya.
Pemkab Sumenep menilai pengembangan kewirausahaan di kalangan pesantren dapat menciptakan efek berantai. Semakin banyak usaha yang tumbuh, semakin besar pula peluang terbukanya lapangan kerja dan bergeraknya aktivitas ekonomi masyarakat.
Wakil Bupati menambahkan, pemerintah daerah berkomitmen mendorong santri dan alumni pesantren agar mampu mengoptimalkan potensi lokal sekaligus memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usaha.
“Yang kami bangun bukan hanya kemampuan menjalankan usaha, tetapi juga mental, keberanian, dan kemandirian santri. Harapannya, mereka mampu membangun masa depan sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan,” ucapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....