Bupati Sumenep: Literasi Penting untuk Membentuk Kemampuan Siswa

  • 06 Okt 2026 11:01 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Bupati Sumenep, Ahmad Fauzi Wongsojudo, menekankan pentingnya literasi bagi pelajar untuk meningkatkan kemampuan membaca, memahami, mengolah, serta memanfaatkan informasi secara positif.

Bupati mengatakan, membangun budaya literasi tidak mudah sehingga diperlukan pembiasaan secara konsisten. Menurutnya, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah mendorong siswa agar terbiasa membaca.

“Literasi itu tidak mudah. Salah satu caranya harus dipaksa. Kalau dipaksa pasti terpaksa, karena siswa ini jarang terpaksa,” ujar Bupati Sumenep, Selasa 6 Oktober 2026.

Ia menjelaskan, membaca dapat memberikan berbagai referensi dan membantu seseorang memahami informasi yang diperoleh. Setelah memahami, informasi tersebut dapat diolah dan dipikirkan kembali sehingga menghasilkan sesuatu yang memberikan manfaat.

“Dengan berliterasi kita bisa membaca hal apa pun, kita punya referensi. Setelah kita membaca, kita pasti bisa memahami apa yang harus kita lakukan. Setelah memahami, baru diolah menjadi sebuah apa pun, kemudian dipikirkan kembali apa yang bisa menjadi sebuah manfaat,” katanya.

Selain literasi, Bupati juga mendukung adanya pembatasan penggunaan gawai bagi siswa selama proses pembelajaran di sekolah. Menurutnya, pembatasan tersebut diperlukan agar konsentrasi siswa tidak terganggu.

“Kalau lagi di kelas menurut saya sudah benar, gawai dibatasi dulu. Kecuali pembelajaran yang membutuhkan gawai. Setelah istirahat mungkin boleh diambil agar tidak mengganggu pembelajaran,” ujarmya.

Ahmad Fauzi menilai penggunaan gawai tetap memiliki manfaat, tetapi harus disesuaikan dengan waktu dan kebutuhan. Siswa dinilai masih memiliki banyak kesempatan menggunakan gawai setelah kegiatan pembelajaran di sekolah selesai.

“Mempergunakan gawai waktunya masih panjang. Setelah selesai sekolah dia bisa pakai gawai. Saya rasa ini langkah-langkah yang strategis agar mereka lebih fokus untuk belajar,” katanya.

Bupati berharap kegiatan literasi terus dikembangkan untuk membangun kebiasaan membaca di kalangan pelajar.

“Selamat membaca, karena membaca adalah nutrisi bagi jiwa,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....