Jangan Menunda Berbuat Baik: Nilai Amal Shaleh Sangat Berharga pada Waktunya

  • 05 Okt 2026 20:39 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Setiap perbuatan baik yang dilakukan manusia di dunia akan menjadi modal yang sangat bernilai pada saat yang tepat. Berdasarkan ulasan hakikat Surah Al-'Asr, perintah berbuat baik tidak diukur dari seberapa besar atau kecil kuantitasnya, melainkan dari konsistensi dan keikhlasan dalam menjalankannya.

Menurut Ustadz Hamidi, Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep menjelaskan Iman adalah fondasi utama, yang kemudian disempurnakan dengan amal shaleh, saling menasihati dalam kebenaran, serta meniti kesabaran. Manusia sering kali tertipu oleh gemerlap kehidupan dunia sehingga merasa tidak butuh beramal.

“Padahal, ketika seseorang telah berada di alam barzah, seluruh kekayaan materi tak lagi berarti, dan hanya amal shaleh yang mampu menjadi penyelamat,” jelasnya, Senin, 5 Oktober 2026.

Amal shaleh dapat diumpamakan seperti sebatang kayu di tengah lautan lepas. Saat berada di daratan, emas memang dipandang jauh lebih bernilai. Namun, saat seseorang dalam keadaan tenggelam, sepotong kayu biasa justru menjadi penentu keselamatan.

“Hal ini mengajarkan bahwa nilai sesuatu tidak diukur dari harga jualnya, melainkan dari besarnya manfaat yang dirasakan pada saat sangat dibutuhkan,” ucapnya, menambahkan.

Masyarakat juga diwanti-wanti agar membuang jauh kebiasaan menunda-nunda niat baik, seperti menunggu kaya untuk bersedekah atau menunggu tua untuk giat beribadah. Menunda kebaikan berisiko menimbulkan penyesalan seumur hidup, sebab tidak ada jaminan seseorang memiliki umur panjang.

“Terlebih lagi, sifat kikir kerap kali makin menguat ketika harta seseorang justru bertambah banyak,” tutup ustadz Hamidi.

Oleh sebab itu, seluruh elemen masyarakat dianjurkan untuk memaksimalkan seluruh potensi yang dimiliki, baik berupa harta, ilmu, tenaga, maupun doa, sebagai wasilah beribadah. Perbuatan baik senantiasa harus dijaga dari penyakit hati seperti takabur dan hasut. Dengan niat yang lurus, setiap perbuatan positif dalam profesi apa pun akan menjadi bekal berharga saat menghadap Allah SWT.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....