Halo RRI: Warga Keluhkan Jarak Kendaraan Besar di Jalur Sampang-Camplong

  • 30 Sep 2026 12:07 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Warga mengeluhkan jarak kendaraan besar seperti truk dan bus yang dinilai terlalu dekat dengan kendaraan kecil di jalur Sampang-Camplong. Kondisi tersebut disebut dapat mengganggu kelancaran lalu lintas dan memicu kemacetan.

Keluhan disampaikan Hendra, warga Sampang, melalui program Halo RRI. Ia menyebut kendaraan besar kerap tidak memberikan ruang yang cukup bagi kendaraan kecil saat melintas.

Menurut Hendra, pengemudi kendaraan besar seharusnya menjaga jarak dan memberikan ruang aman bagi pengguna jalan lainnya. Keluhan serupa juga disampaikan akun Memanusiakan Manusia yang mengaku sering melintas di kawasan Camplong.

Menanggapi keluhan tersebut, Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan Sampang, Khatibul Umam, mengatakan setiap pengemudi wajib memahami etika dan aturan berkendara. Menurutnya, kepemilikan Surat Izin Mengemudi atau SIM seharusnya diikuti dengan kepatuhan terhadap aturan keselamatan di jalan.

“Seharusnya mereka yang sudah punya SIM ini sudah tahu kalau ada etika dan aturan dalam berkendara,” ujar Khatibul Umam di Halo RRI, berjejaring RRI Sumenep dan RRI Sampang, Rabu, 30 September 2026.

Khatibul mengatakan, pembatasan kendaraan berat pada waktu padat dapat menjadi salah satu solusi. Menurutnya, kebijakan tersebut perlu dibahas bersama empat kabupaten dan kota yang menjadi bagian dari jalur lalu lintas Madura, termasuk pengaktifan kembali jembatan timbang.

Ia menambahkan, lokasi jembatan timbang juga dapat dipertimbangkan untuk digeser ke wilayah Bangkalan agar pengawasan kendaraan berat lebih mudah dilakukan. Sementara itu, pengguna jalan juga perlu menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya untuk mengurangi risiko kecelakaan.

Berdasarkan panduan keselamatan berkendara, jarak aman perlu disesuaikan dengan kecepatan kendaraan. Pengemudi juga dapat menggunakan aturan tiga detik dengan menghitung jeda antara kendaraan di depan melewati suatu objek dan kendaraan sendiri mencapai objek tersebut.

HALO RRI mewadahi informasi, aspirasi, keluhan, dan masukan masyarakat untuk dikonfirmasi kepada pihak terkait. Masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui telepon (0328) 662317 dan (0323) 323554.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....