Tim Sepak Bola Mini KKKS Pasongsongan Bertanding di Ajang Antar Kecamatan
- 30 Sep 2026 13:21 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID Sumenep — Semangat bertanding mulai terasa di tengah persiapan tim sepak bola mini Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS) Kecamatan Pasongsongan. Sebanyak 12 siswa terbaik hasil seleksi dari sekolah dasar negeri dan swasta di wilayah tersebut dipersiapkan untuk tampil dalam Lomba Sepak Bola Mini Antar Kecamatan Tingkat SD yang diselenggarakan oleh Forum Kelompok Kerja Guru (FKKG) PJOK Kabupaten Sumenep.
Kontingen Kecamatan Pasongsongan dijadwalkan menjalani dua pertandingan pada Kamis (1/10/2026). Pertandingan pertama akan berlangsung pada sesi pagi menghadapi kontingen Kecamatan Batang-batang, kemudian pada sesi sore Pasongsongan akan kembali turun ke lapangan menghadapi kontingen Kecamatan Kalianget.
Koordinator Nonakademik KKKS Kecamatan Pasongsongan, Miftahul Ulum, M.Pd., mengatakan persiapan telah dilakukan untuk memastikan para pemain mampu tampil maksimal dalam pertandingan.
“Kontingen Kecamatan Pasongsongan akan bertanding besok, Kamis, pada sesi pagi dan sore. Pagi menghadapi Kecamatan Batang-batang, sedangkan sore melawan Kecamatan Kalianget. Kami berharap anak-anak dapat tampil prima dan maksimal sehingga bisa melaju ke babak berikutnya,” jelas Miftahul Ulum.
Menurutnya, keikutsertaan dalam ajang tersebut bukan sekadar mengejar hasil pertandingan. Kompetisi juga menjadi ruang bagi siswa untuk mendapatkan pengalaman bertanding, membangun kepercayaan diri, sekaligus membawa nama Kecamatan Pasongsongan di tingkat Kabupaten Sumenep.
Sementara itu, Pelatih Tim Sepak Bola Mini Kecamatan Pasongsongan, Hariyanto, S.Pd., menjelaskan bahwa 12 pemain yang dibawa ke tingkat kabupaten merupakan hasil seleksi yang dilakukan secara bertahap di masing-masing SD negeri maupun swasta di Kecamatan Pasongsongan.
Proses seleksi tersebut dilakukan untuk menjaring siswa yang dinilai memiliki kemampuan dan kesiapan untuk memperkuat tim kecamatan.
“Anak-anak yang tampil mewakili Kecamatan Pasongsongan ini merupakan hasil seleksi dari setiap SD negeri dan swasta yang ada di Kecamatan Pasongsongan. Dari hasil seleksi tersebut kemudian kami mengambil 12 peserta untuk berlaga di tingkat kabupaten,” ujar Hariyanto.
Guru PJOK SDN Pasongsongan V tersebut mengatakan persiapan tim tidak dilakukan secara mendadak. Para pemain telah mendapatkan latihan secara bertahap, termasuk penguatan fisik sebagai bagian dari persiapan menghadapi pertandingan.
“Kami sudah mempersiapkan mereka jauh-jauh hari, termasuk melalui gemblengan fisik. Kami berharap persiapan yang sudah dilakukan bisa menjadi bekal bagi anak-anak saat pertandingan,” katanya.
Hariyanto pun menyimpan optimisme terhadap anak asuhnya. Ia berharap para pemain mampu menjaga stamina, disiplin dalam permainan, serta tampil percaya diri sejak pertandingan pertama.
“Kami optimistis anak-anak bisa memberikan permainan terbaik dan mudah-mudahan bisa memetik poin dari pertandingan awal,” tuturnya.
Dua pertandingan dalam sehari akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pemain. Selain kemampuan teknis, daya tahan fisik dan kemampuan menjaga konsentrasi menjadi bagian penting yang harus diperhatikan.
Bagi kontingen Pasongsongan, pertandingan tersebut bukan hanya tentang mencetak gol atau memenangkan pertandingan. Di lapangan, 12 siswa pilihan itu membawa nama sekolah masing-masing sekaligus membawa harapan Kecamatan Pasongsongan untuk dapat berbicara lebih jauh dalam kompetisi tingkat Kabupaten Sumenep.
Semangat, sportivitas, dan keberanian bertanding menjadi modal yang terus ditanamkan kepada para pemain.
Kini, persiapan telah dilakukan. Lapangan pertandingan akan menjadi tempat pembuktian bagi para pemain muda Pasongsongan untuk menunjukkan hasil latihan mereka.
Kamis, 1 Oktober 2026, Pasongsongan bersiap turun ke lapangan. Dua pertandingan, dua tantangan, dan satu tekad: tampil maksimal serta membuka jalan menuju babak berikutnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....