BPS Sumenep Jelaskan Penyebab Perubahan Desil DTSEN
- 17 Sep 2026 22:20 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumenep menjelaskan perubahan posisi desil pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) tidak semata-mata dipengaruhi kondisi satu keluarga, tetapi merupakan hasil pemeringkatan statistik secara nasional.
Kepala BPS Kabupaten Sumenep, Handoyo Wijoyo mengatakan, desil menunjukkan posisi relatif sebuah keluarga dibandingkan dengan keluarga lain dalam keseluruhan basis data. Karena itu, perubahan data pada satu keluarga dapat memengaruhi posisi relatif keluarga lainnya.
“Pembaruan data itu serta-merta pasti berpengaruh terhadap desil, tetapi bukan hanya berpengaruh terhadap satu orang. Pembaruan itu berlaku secara keseluruhan dan dapat memengaruhi posisi keluarga lain,” ujar Handoyo Wijoyo, Kamis 17 September 2026.
Ia menjelaskan, pemeringkatan DTSEN dilakukan dengan menggunakan sejumlah indikator sosial dan ekonomi. Data tersebut mencakup variabel individu dan kondisi perumahan, yang kemudian diolah menggunakan metode statistik tertentu.
Handoyo mencontohkan, ketika sejumlah keluarga melakukan pembaruan data dan kondisi ekonominya berubah, posisi keluarga lain yang tidak melakukan pembaruan juga dapat mengalami perubahan secara relatif.
Menurutnya, kondisi tersebut terjadi karena desil bukan ukuran mutlak tingkat kesejahteraan seseorang, melainkan ukuran relatif berdasarkan pemeringkatan populasi.
“Pemeringkatannya dilakukan secara nasional. Jadi, kita dibandingkan dengan wilayah lain, bukan hanya dengan keluarga yang ada di Sumenep,” katanya.
Ia menambahkan, masyarakat yang mengalami perubahan desil dan merasa terdapat ketidaksesuaian dapat melakukan pembaruan data berdasarkan kondisi sebenarnya.
BPS mengimbau masyarakat tidak berupaya mengejar angka desil tertentu, melainkan memastikan informasi mengenai kondisi keluarga, pekerjaan, kepemilikan aset, serta kondisi tempat tinggal tercatat sesuai keadaan sebenarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....