El Nino Masih Kuat, BMKG Minta Petani Sumenep Sesuaikan Pola Tanam
- 15 Sep 2026 11:43 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Petani di Kabupaten Sumenep diminta mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum menentukan aktivitas pertanian di tengah pengaruh El Nino yang masih cukup kuat.
Kepala Stasiun BMKG Trunojoyo Kelas III, Ari Widjajanto, mengatakan musim kemarau tahun ini masih berpotensi berlangsung lebih panjang. Kondisi tersebut perlu disikapi dengan strategi adaptasi, terutama oleh petani tembakau dan pelaku usaha garam.
Menurutnya, perubahan pola cuaca dapat mengganggu aktivitas pertanian apabila masyarakat tidak menyesuaikan waktu dan pola tanam dengan kondisi atmosfer.
“Masyarakat bisa mengantisipasi dan menyiasati, kemudian beradaptasi sehingga bisa melakukan hal-hal yang diperlukan. Misalnya, pola tanamnya mungkin diubah dan terus memanfaatkan kondisi cuaca dengan baik,” kata Ari, Selasa 15 September 2026.
Ia menuturkan, secara umum kondisi cuaca selama musim kemarau masih memberikan peluang bagi masyarakat untuk melakukan aktivitas pertanian dan produksi garam. Namun, potensi munculnya hujan lokal tetap perlu diperhitungkan.
Ari menjelaskan suhu muka laut yang mulai menurun menjadi salah satu faktor yang mengurangi pasokan uap air. Kondisi tersebut membuat hujan yang terbentuk cenderung bersifat lokal dan tidak serta-merta mengakhiri musim kemarau.
“Potensi untuk kemarau yang agak panjang itu masih ada. Tetapi suhu muka laut juga sudah menurun sehingga pasokannya sudah berkurang,” ujarnya.
Ia meminta masyarakat tidak hanya mengandalkan pola cuaca tahun-tahun sebelumnya dalam menentukan kegiatan pertanian. Informasi prakiraan cuaca perlu menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan waktu tanam maupun aktivitas produksi.
BMKG juga akan terus menyampaikan perkembangan kondisi cuaca agar masyarakat dapat mengambil keputusan berdasarkan informasi yang lebih akurat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....