Pemkab Sumenep Latih Santri Olah Bawang Merah Bernilai Jual Tinggi

  • 15 Sep 2026 08:35 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Disbudporapar) menggelar program Santri Entrepreneur Plasma 3 di Pondok Pesantren Al Ibrohimy, Desa Basoka, Kecamatan Rubaru, Sumenep. Pelatihan yang berlangsung pada 14–16 September 2026 ini membina 32 santri untuk mengolah bawang merah menjadi produk olahan bernilai tinggi.

Kepala Disbudporapar Sumenep, Faruq Hanafi, menyampaikan bahwa Kecamatan Rubaru dipilih karena merupakan sentra penghasil bawang merah unggulan. Melalui inovasi pengolahan dan pengemasan modern, komoditas mentah yang biasa dijual Rp40.000 per kilogram dapat ditingkatkan nilai ekonominya secara signifikan.

"Dengan sentuhan teknologi dan pengemasan yang tepat, nilai jual olahan bawang merah ini bisa melonjak drastis hingga menyentuh Rp200.000," kata Faruk Hanafi, Selasa 15 September 2026.

Program kewirausahaan berbasis pesantren ini dirancang berkelanjutan dengan dukungan bantuan alat produksi modern, pendampingan pemasaran dari DKUPP, kemudahan perizinan melalui DPMPTSP, serta fasilitasi permodal perbankan.

Sementara Pengasuh Ponpes Al Ibrohimy, KH Mohammad Mawardi, mengapresiasi langkah strategis Pemkab Sumenep dan berharap adanya pendampingan produksi secara konsisten bagi para santri.

"Harapan kami kegiatan ini tidak berhenti hanya pada pelatihan, tetapi ada kesinambungan produksi agar membawa manfaat ekonomi riil bagi masyarakat," ujar KH. Mohammad Mawardis.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....