Pemkab Sumenep Dorong ASN Perkuat Disiplin dan Budaya Inovasi

  • 09 Sep 2026 01:15 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Pemerintah Kabupaten Sumenep terus berupaya meningkatkan profesionalisme Aparatur Sipil Negara (ASN) melalui penguatan disiplin kerja dan pengembangan budaya inovasi di lingkungan pemerintahan.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sumenep, Agus Dwi Saputra, mengatakan kedisiplinan menjadi salah satu fondasi penting dalam membentuk aparatur yang profesional dan bertanggung jawab.

Hal itu disampaikannya saat melakukan kunjungan kerja ke Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Sumenep, Selasa 8 September 2026.

Menurut Agus, disiplin ASN tidak semestinya hanya diukur dari tingkat kehadiran di tempat kerja. Lebih dari itu, kedisiplinan harus tercermin melalui kesungguhan dalam menyelesaikan pekerjaan, pencapaian target, serta tanggung jawab terhadap tugas yang telah diberikan.

Ia menilai, kualitas penyelenggaraan pemerintahan sangat dipengaruhi oleh sikap dan kinerja aparatur. Pelayanan publik yang optimal, kata dia, membutuhkan ASN yang konsisten, memiliki komitmen, serta mampu menjalankan tugas sesuai ketentuan.

Karena itu, Agus meminta setiap pimpinan perangkat daerah meningkatkan pembinaan terhadap ASN di lingkungan kerja masing-masing. Pembinaan tersebut diharapkan mencakup aspek kedisiplinan, kualitas pekerjaan, tanggung jawab, hingga kepatuhan terhadap peraturan.

“Disiplin bukan hanya soal kehadiran, tetapi juga bagaimana ASN melaksanakan pekerjaan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.

Selain meningkatkan kedisiplinan, Pemkab Sumenep juga mendorong ASN agar lebih terbuka terhadap perubahan dan mampu melahirkan berbagai gagasan baru dalam pelaksanaan tugas pemerintahan.

Agus mengatakan, perkembangan teknologi dan tuntutan masyarakat yang semakin dinamis mengharuskan aparatur untuk mampu beradaptasi. ASN dituntut tidak hanya menjalankan pekerjaan secara rutin, tetapi juga mencari cara yang lebih efektif dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Menurutnya, inovasi tidak selalu harus diwujudkan melalui program berskala besar atau penggunaan teknologi yang rumit. Penyederhanaan alur pelayanan, pemanfaatan teknologi informasi, serta penguatan koordinasi antarlembaga juga dapat menjadi bagian dari inovasi pemerintahan.

Ia berharap budaya inovasi dapat tumbuh di setiap perangkat daerah sehingga berbagai pekerjaan dapat dilakukan secara lebih efektif dan pelayanan publik semakin mudah, cepat, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Namun, Agus mengingatkan agar setiap inovasi tetap dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan yang berlaku, efektivitas penggunaan anggaran, serta kebutuhan masyarakat.

Dengan demikian, inovasi yang dikembangkan ASN tidak berhenti pada gagasan, tetapi benar-benar memberikan manfaat dan meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan serta pelayanan publik di Kabupaten Sumenep.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....