Kecamatan Raas Promosikan UMKM Kepulauan dan Kucing Busok di MCF 2026
- 01 Sep 2026 14:07 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep - Kecamatan Raas memanfaatkan gelaran Madura Culture Festival (MCF) 2026 sebagai sarana memperkenalkan potensi ekonomi kreatif, budaya, dan kekayaan alam wilayah kepulauan kepada masyarakat luas.
Berlangsung di GOR A. Yani Pangligur, Sumenep, stan Kecamatan Raas menghadirkan beragam produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khas masyarakat setempat. Salah satu yang menjadi perhatian adalah Kucing Busok, satwa khas Pulau Raas.
Camat Raas, Achmad Fikri, mengatakan keikutsertaan dalam MCF 2026 menjadi kesempatan untuk memperluas pengenalan produk masyarakat, sekaligus menunjukkan potensi wilayah kepulauan yang memiliki karakter pantai, laut, pulau, dan pesisir.
Sejumlah produk UMKM yang ditampilkan antara lain Moritozz Chips berbahan rumput laut, Chocho Fish Cookies berbahan ikan laut, serta Permen Rula yang memanfaatkan rumput laut sebagai bahan utama.
Menurut Achmad, produk tersebut merupakan hasil pengembangan UMKM binaan Desa Alas Malang. Bahkan, beberapa di antaranya telah dibawa untuk mengikuti berbagai pameran di tingkat Jawa Timur hingga mewakili Kabupaten Sumenep.
“Produk-produk ini merupakan hasil olahan masyarakat Raas. Kami ingin menunjukkan bahwa wilayah kepulauan juga memiliki produk ekonomi kreatif yang mampu bersaing,” ujarnya, Selasa 1 September 2026.
Selain makanan olahan, pengunjung dapat melihat berbagai kerajinan tangan yang diproduksi masyarakat Raas, seperti gelang, kalung, manik-manik atau mastek, hingga gantungan kunci.
Fikri menyebut sebagian produk kerajinan tersebut telah memiliki pasar di luar daerah. Bahkan, pemasarannya telah menjangkau Bali dan sejumlah negara lainnya. Sementara itu, keberadaan Kucing Busok menjadi salah satu daya tarik utama stan Kecamatan Raas. Pengunjung memanfaatkan kesempatan tersebut untuk melihat dan mengabadikan satwa khas Pulau Raas itu.
Fikri menjelaskan, pengenalan Kucing Busok dalam MCF tidak semata-mata untuk menarik perhatian pengunjung. Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya memperkenalkan kekayaan hayati sekaligus identitas khas masyarakat Raas.
“MCF menjadi momentum yang baik untuk memperkenalkan produk UMKM khas Raas kepada masyarakat Sumenep maupun dari luar daerah,” katanya.
Kecamatan Raas memiliki luas wilayah sekitar 38,93 kilometer persegi dan terdiri atas sembilan desa. Wilayah tersebut juga mencakup 14 pulau dengan garis pantai yang mencapai sekitar 70,56 kilometer berdasarkan data BPS Kabupaten Sumenep. Karakter kepulauan tersebut menjadi modal dalam pengembangan sektor ekonomi masyarakat, termasuk UMKM, perikanan, dan potensi wisata bahari.
Fikri berharap promosi melalui MCF 2026 dapat meningkatkan jangkauan pasar produk lokal sekaligus mendorong pengembangan ekonomi masyarakat berbasis potensi kepulauan.
Ia menilai penguatan UMKM dapat berjalan beriringan dengan pengembangan ekowisata bahari dan sektor perikanan, sehingga potensi Raas memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat. Dengan menggabungkan produk kuliner, kerajinan, dan Kucing Busok, Kecamatan Raas berupaya memperkuat identitas kepulauan sekaligus membuka peluang promosi dan pemasaran potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....