Kerinduan Berjumpa Rasulullah di Surga Jadi Ukuran Kesempurnaan Iman
- 01 Sep 2026 09:55 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep — Kerinduan utama umat Islam seharusya tidak sekadar untuk masuk surga, melainkan keinginan mendalam untuk bertemu dengan Nabi Muhammad SAW. Hal tersebut disampaikan Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Ustadz Ahmad Hudaifah, dalam tausiyah Mutiara Pagi Pro 1 RRI Sumenep, Selasa, 1 September 2026.
Ustadz Hudaifah menjelaskan bahwa kesempurnaan iman seseorang diukur dari sejauh mana kecintaannya kepada Nabi Muhammad SAW melebihi dari segalanya. Cinta tersebut bukan sekadar pengakuan verbal, melainkan harus terinternalisasi dalam sikap sehari-hari.
| Baca juga: Maksiat Hati Dapat Mengikis Pahala Ibadah |
“Penegasan ini mengacu pada hadis Nabi yang menyatakan iman seseorang belum sempurna sebelum mencintai Rasulullah melebihi anak, orang tua, dan seluruh manusia,” jelasnya.
Ustadz Hudaifah menguraikan bahwa tingginya derajat keimanan juga refleksi dari motivasi seseorang memasuki surga. Jika masyarakat umum hanya mendambakan kenikmatan fasilitas surga, golongan mukmin yang utama justru merindukan posisi bersanding dengan Rasulullah di tingkatan surga tertinggi.
Untuk memupuk kualitas iman tersebut, Ustadz Hudaifah mengimbau umat Islam agar rutin membaca salawat dan menjadikan peringatan seperti Rabiul Awal sebagai momentum meneladani Rasulullah.
“Peneladanan tersebut mencakup menjaga kejujuran, integritas, dan ketulusan dalam beragama,” ucapnya di akhir.
Dengan meneladani ketulusan cinta Rasulullah dan memperbanyak amal saleh, setiap muslim diharapkan mampu menjaga keimanannya hingga akhir hayat serta memperoleh kesempatan bersanding dengan Nabi Muhammad SAW di akhirat kelak.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....