Maulid di SDN Panaongan III, Salawat dan Air Mata Jadi Bahasa Kerinduan

  • 28 Agt 2026 13:22 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SDN Panaongan III, Kecamatan Pasongsongan, Kabupaten Sumenep, Jumat, 28 Agustus 2026, berlangsung khidmat dan penuh penghayatan.

Mengusung tema “Meneladani Akhlakul Karimah Rasulullah”, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi siswa untuk mengenal kehidupan Rasulullah SAW sekaligus memahami pentingnya menerapkan akhlak beliau dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan diawali pembacaan Surat Al-Fatihah dan ayat suci Al-Qur'an oleh Aminatus Zahro, siswi kelas V. Suasana halaman sekolah menjadi hening saat lantunan ayat suci dibacakan dengan penuh penghayatan.

Nuansa haru semakin terasa saat pembacaan salawat Nabi dan Barzanji yang dibawakan tenaga kependidikan SDN Panaongan III, H. Sutikno. Penghayatan terhadap syair-syair Barzanji bahkan membuat air mata mengiringi lantunan salawat, menghadirkan suasana kerinduan kepada Rasulullah SAW.

Kepala SDN Panaongan III, Agus Sugianto, mengatakan peringatan Maulid Nabi tidak seharusnya berhenti pada kegiatan seremonial. Menurutnya, kecintaan kepada Rasulullah harus diwujudkan melalui perilaku sehari-hari.

“Makna Maulid bukan hanya bagaimana kita memperingati kelahiran Rasulullah, tetapi bagaimana akhlak Rasulullah hadir dalam keseharian kita,” kata Agus.

Ia menekankan pentingnya membiasakan siswa berbakti kepada orang tua, menghormati guru, menyayangi adik kelas, serta menghargai teman dan orang yang lebih tua.

Sementara itu, guru Pendidikan Agama Islam SDN Panaongan III, Abu Siri, menyampaikan tausiah mengenai perjalanan kehidupan Nabi Muhammad SAW, mulai dari masa kanak-kanak hingga diangkat menjadi Rasul.

Kisah tersebut disampaikan dengan pendekatan yang dekat dengan dunia anak sehingga para siswa tampak antusias menyimaknya. Pesan utama yang disampaikan adalah pentingnya menjadikan Rasulullah sebagai teladan dalam membangun akhlak.

Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Salehodin HR, guru senior SDN Panaongan III yang akan memasuki masa purna tugas pada bulan depan.

Peringatan Maulid tersebut menjadi momentum bagi keluarga besar SDN Panaongan III untuk menanamkan nilai keteladanan Rasulullah kepada siswa. Kecintaan kepada Nabi tidak hanya diwujudkan melalui salawat, tetapi juga melalui sikap hormat kepada guru, berbakti kepada orang tua, menyayangi sesama, dan membiasakan akhlak terpuji.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....