Desa Montorna & Prancak Jadi Prioritas Utama Penanganan Kekeringan BPBD Sumenep

  • 22 Agt 2026 12:43 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Bencana kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumenep tahun ini berada pada tingkat yang cukup memprihatinkan. Di beberapa desa yang berstatus kering kritis, upaya warga untuk mendapatkan sumber air baru bahkan belum membuahkan hasil meski telah melakukan pengeboran dalam.

Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumenep, Abd. Kadir, mengungkapkan betapa sulitnya kondisi krisis air tanah di wilayah-wilayah tertentu, seperti Desa Montorna dan Desa Prancak.

"Ada beberapa desa di mana ketika dilakukan pengeboran, belum ditemukan sumber air meskipun sudah mencapai kedalaman 128 meter. Oleh karena itu, kita sebagai pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh untuk terus mendistribusikan pasokan air bersih bagi mereka yang membutuhkan," ujar Abd. Kadir, Sabtu 22 Agustus 2026

Karena kondisi geografis yang kritis tersebut, Desa Montorna dan Desa Prancak menjadi prioritas utama penanganan BPBD Sumenep. Wilayah ini akan menerima pasokan air bersih setiap hari untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakatnya.

Di sisi lain, perluasan wilayah terdampak kekeringan juga mulai terlihat. BPBD telah menerima surat permohonan bantuan air bersih dari desa-desa lain, seperti Desa Batuputih Daya, serta beberapa desa di Kecamatan Rubaru.

"Untuk desa-desa lain, kondisinya saat ini air masih ada namun mulai menipis. Kita tetap akan membantu sesuai dengan permintaan, namun intensitasnya tidak seperti wilayah Montorna dan Prancak. Jika daerah kritis dikirim setiap hari, untuk desa lainnya mungkin dikirim setiap dua atau tiga hari sekali," ucap Kadir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....