Sikapi Tantangan Digital dan Jaga Tradisi Menulis Anak Bangsa

  • 17 Agt 2026 09:35 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Kemerdekaan Indonesia yang telah berusia 81 tahun pada 2026 menghadirkan tantangan baru bagi generasi muda. Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep, Ustadz Faishal Rimzani, mengingatkan masyarakat akan ancaman perbudakan teknologi di era disrupsi digital saat ini.

Ustadz Faishal menyoroti perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) serta ketergantungan pada gawai yang berisiko mengikis kreativitas dan kemandirian berpikir anak-anak. Jika tidak disikapi dengan bijak, teknologi justru dapat menjadi bentuk "penjajahan baru" yang melemahkan potensi anak bangsa.

Salah satu dampak nyata dari ketergantungan teknologi di dunia pendidikan adalah menurunnya keterampilan motorik dan minat menulis manual pada anak-anak. Padahal, secara medis dan psikologis, proses menulis tangan melibatkan kordinasi sensorik-motorik yang merangsang perkembangan serta daya ingat otak secara optimal.

Ustadz Faishal menekankan pentingnya memegang kaidah kelestarian nilai, yakni merawat tradisi baik dari masa lalu sembari mengadopsi kemajuan teknologi yang bermanfaat secara proporsional.

“Penggunaan teknologi modern tidak boleh sampai menghapus kebiasaan-kebiasaan mendasar yang bernilai positif bagi tumbuh kembang karakter,” katanya, Senin, 17 Agustus 2026.

Selain isu digitalisasi, ia juga memberikan penjelasan terkait tata cara mendoakan pahlawan dalam momentum naskah renungan proklamasi. Mendoakan pahlawan Muslim ditujukan atas status kesyahidannya, sementara mendoakan pahlawan secara umum difokuskan pada rasa hormat atas jasa kepahlawanan dan pengorbanan mereka bagi bangsa.

Melalui pemahaman agama yang inklusif serta kearifan dalam memanfaatkan teknologi, generasi muda diharapkan tetap tangguh menghadapi arus modernisasi. Kesadaran untuk menjaga keseimbangan antara tradisi dan inovasi menjadi benteng utama dalam mempertahankan kedaulatan mental bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....