Bupati Sumenep Ingatkan Petani Pertimbangkan Risiko yang baru Tanam Tembakau
- 16 Agt 2026 14:23 WIB
- Sumenep
RRI.CO.ID, Sumenep – Bupati Sumenep Achmad Fauzi Wongsojudo mengingatkan petani agar tidak terburu-buru melakukan penanaman tembakau pada Agustus 2026. Kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang perlu diperhitungkan untuk menghindari risiko kerugian.
Menurut Fauzi, waktu tanam tembakau pada periode tersebut sudah cukup dekat dengan potensi masuknya musim hujan. Karena itu, petani yang belum melakukan penanaman diminta mempertimbangkan kondisi cuaca sebelum mengeluarkan biaya produksi.
“Petani tembakau kalau ada yang terlambat bercocok tanam, lihat cuaca dan kondisi hujan atau tidak. Itu yang paling penting. Karena dari situasi dan kondisi sudah mepet,” ujar Fauzi, Minggu 16 Agustus 2026.
Ia menjelaskan, pola datangnya hujan di sejumlah wilayah perlu menjadi perhatian. Beberapa daerah di wilayah barat Madura disebut mulai mengalami hujan, sementara wilayah Sumenep yang berada di bagian timur cenderung menerima hujan lebih lambat.
Kondisi tersebut membuat petani yang baru memulai tanam tembakau saat ini menghadapi risiko lebih besar. Hujan yang turun sebelum tanaman memasuki masa panen dapat berdampak terhadap kualitas sekaligus hasil produksi tembakau.
“Menurut kami, lebih baik jangan menyusul lagi untuk menanam pada bulan ini karena sudah mepet, khawatir turun hujan. Di beberapa daerah sudah turun hujan. Kita di posisi daerah timur agak lambat turun hujannya, di barat sudah hujan,” katanya.
Fauzi memahami sebagian petani mungkin telah menyiapkan modal dan kebutuhan produksi untuk menanam tembakau. Namun, ia meminta keputusan tetap didasarkan pada perhitungan kondisi lapangan agar modal yang dikeluarkan tidak berujung pada kerugian.
“Kalau tetap bercocok tanam, kita berdoa agar tidak hujan dulu. Karena kalau hujan, yang pasti kerugian akan melanda,” ujarnya.
Selain persoalan tembakau, Fauzi mengatakan pemerintah daerah juga terus mendukung arah kebijakan pemerintah pusat dalam memperkuat ketahanan pangan. Setiap daerah diharapkan mampu meningkatkan produksi pangan dan mengoptimalkan potensi pertanian untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
“Kita sesuai dengan apa yang diharapkan pemerintah pusat agar setiap daerah berkaitan dengan ketahanan pangannya bisa melebihi tahun-tahun sebelumnya,” ucap Fauzi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....