Kemenag Sumenep Perkuat Satgas Pesantren Ramah Anak

  • 12 Agt 2026 13:45 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep – Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Sumenep melalui Program Pesantren Ramah Anak (PRA) memperkuat upaya pencegahan kekerasan terhadap santri dengan mendorong pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pesantren Ramah Anak di setiap pondok pesantren.

Plt. Kepala Seksi Pondok Pesantren Kemenag Sumenep, Sahnawi, mengatakan pembentukan satgas merupakan bagian dari hasil kesepakatan Forum Komunikasi Pengasuh Pesantren Ramah Anak yang melibatkan para pengasuh pondok pesantren.

Menurutnya, satgas akan melibatkan berbagai unsur, mulai dari pengurus pesantren, guru, alumni hingga wali santri. Keterlibatan tersebut diharapkan memperkuat pengawasan sekaligus mempercepat penanganan apabila terjadi persoalan terhadap santri.

“Satgas itu terutama harus menjadi pagar pondok. Ketika ada anak yang mengalami persoalan, termasuk ketika hendak meninggalkan pondok, bisa cepat terdeteksi dan segera ditangani dengan cara yang baik,” ujar Sahnawi.

Ia menjelaskan, keberadaan satgas juga diarahkan menjadi jembatan komunikasi antara santri, pengelola pesantren, dan keluarga. Dengan pola tersebut, berbagai persoalan dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.

Selain pembentukan satgas, Kemenag Sumenep melalui PRA juga mendorong setiap pesantren memiliki layanan konseling bagi santri. Pendampingan tersebut ditujukan bagi santri yang mengalami kesulitan beradaptasi maupun persoalan psikologis selama mengikuti pendidikan di pesantren.

Sahnawi menyebut sejumlah pesantren di wilayah daratan Sumenep telah mulai membentuk unsur konseling dan satgas. Dalam pelaksanaannya, Kemenag juga menggandeng tenaga psikolog untuk memperkuat pendampingan terhadap santri.

Ia menegaskan petugas satgas nantinya akan mendapatkan pelatihan agar memiliki kemampuan dalam menangani persoalan santri dengan pendekatan yang tepat dan tidak menggunakan kekerasan.

“prinsip utama yang diterapkan adalah menciptakan lingkungan pendidikan pesantren yang aman, nyaman, ramah anak, dan ramah santri.Kemenag Sumenep berharap pembentukan satgas dan layanan konseling dapat memperkuat sistem perlindungan santri sekaligus mendukung terciptanya proses pendidikan pesantren yang berkualitas,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....