Panen Awal Tembakau Hampir Merata di Semua Kecamatan

  • 28 Jul 2026 16:32 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Budidaya tanaman tembakau di Kabupaten Sumenep mulai memasuki masa panen yang semakin merata di hampir seluruh kecamatan. Kondisi ini menandai dimulainya musim panen setelah sebelumnya aktivitas panen hanya terpusat di beberapa wilayah tertentu.

Meski demikian, panen yang berlangsung saat ini masih tergolong panen awal. Para petani umumnya baru memetik daun bagian bawah dan daun tengah, sedangkan daun bagian atas masih menunggu waktu panen hingga mencapai tingkat kematangan yang optimal.

"Panen saat ini masih tergolong panen awal karena yang dipetik baru daun bawah dan daun tengah. Puncak panen diperkirakan akan berlangsung setelah peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus," kata Muhlis, petani tembakau asal Desa Lebeng Timur, Kecamatan Pasongsongan.

Muhlis mengatakan, harga tembakau rajangan pada awal musim panen cukup menggembirakan. Tembakau yang telah dirajang dan dijemur selama satu hari saat ini memiliki nilai jual yang cukup baik di tingkat petani.

"Harga tembakau rajangan yang dijemur panas sehari saat ini berkisar antara Rp40.000 hingga Rp50.000 per kilogram. Kami berharap harga tersebut tetap bertahan hingga memasuki puncak panen nanti," ujar Muhlis, Selasa 28 Juli 2026.

Selama ini, panen tembakau di Kabupaten Sumenep lebih banyak terjadi di wilayah Pekandangan, Kecamatan Bluto. Namun pada musim tanam tahun ini, panen mulai berlangsung di berbagai kecamatan lainnya sehingga menunjukkan pemerataan masa panen di sentra-sentra produksi tembakau.

"Kalau sebelumnya panen lebih banyak terjadi di wilayah Pekandangan, Kecamatan Bluto, sekarang hampir semua kecamatan sudah mulai panen. Petani berharap cuaca tetap mendukung agar kualitas tembakau tetap terjaga dan harga jual tidak mengalami penurunan," pungkas Muhlis. (RIA)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....