Jangan Sepelekan Dosa Kecil: Ini Tiga Dampak Buruk yang Dapat Menghambat Kehidupan

  • 02 Jul 2026 08:24 WIB
  •  Sumenep

RRI.CO.ID, Sumenep - Meremehkan perbuatan dosa, sekecil apa pun bentuknya, ternyata menyimpan bahaya sistemik yang dapat merusak tatanan kehidupan seorang manusia. Ustadz Washilur Rahman, Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Kabupaten Sumenep menegaskan bahwa sifat peka terhadap dosa sangatlah penting karena setiap maksiat membawa kerugian nyata.

“Dampak buruk pertama yang langsung terasa adalah terhalangnya ilmu pengetahuan, di mana hati yang digelapkan oleh dosa akan membuat seseorang sulit mengerti dan menghafal ilmu, sebab ilmu adalah cahaya yang tidak akan masuk ke tempat yang gelap,” katanya, Rabu, 1 Juli 2026.

Dampak mengerikan kedua dari meremehkan dosa adalah hilangnya rasa malu yang kini marak terjadi di era digital. Banyak orang tidak lagi merasa bersalah atas kemaksiatannya, bahkan dengan sesumbar menceritakan, mengunggah, dan mempertontonkannya secara terang-terangan di depan umum. Para ulama memperingatkan bahwa perilaku menjajakan dosa tanpa rasa malu ini dapat mengundang murka Allah yang sangat luar biasa, bahkan bisa menyeret pelakunya pada batas kekufuran karena hilangnya empati terhadap batasan halal dan haram.

Selain menghalangi ilmu dan mematikan rasa malu, kebiasaan menumpuk dosa juga berimbas langsung pada aspek ekonomi, yakni tertahannya aliran rezeki. Sesuai dengan Hadis Riwayat Ahmad, seorang hamba benar-benar dapat terhalang dari rezekinya akibat dosa yang ia lakukan secara kontinu. Ketika seseorang merasa hidupnya terus-menerus sempit, sulit mencari nafkah, dan merasa tidak pernah cukup, hal tersebut menjadi sinyal kuat bagi individu untuk segera melakukan introspeksi diri atas dosa-dosa yang sering diremehkan.

“Rasulullah SAW dan para ulama terdahulu seperti Imam Al-Ghazali memberikan perumpamaan bahwa dosa kecil yang diulang terus-menerus akan menggunung seperti kerikil di dalam sepatu atau layaknya tetesan air yang perlahan melubangi batu yang keras,” ujarnya.

Lebih dari sekadar merusak keberkahan hidup, dampak paling fatal dari meremehkan dosa adalah matinya hati nurani, terutama jika dipicu oleh konsumsi makanan haram. Ketika hati telah mati, manusia akan kehilangan kemampuan untuk mendengar petuah baik dan bertingkah laku tanpa kendali layaknya binatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....